Modus

Kejati Lampung Mediasi Sengketa Lahan PT KAI dan Warga Pasar Gintung

Sengketa lahan kepemilikan/Ilustrasi

BANDAR LAMPUNG – Konflik sengketa lahan antara warga Pasir Gintung dengan PT Kereta Api Indonesia Divre VI Tanjungkarang, kian memanas.

Sejumlah warga Pasir Gintung, mengaku telah menerima surat mediasi dengan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung, mengenai persoalan tersebut.

Melihat seakan-akan hak masyarakat mulai dirampas, anggota DPRD Bandar Lampung, Julius Gultom, mengaku tidak akan diam.

Politisi partai PDIP itu akan membantu dan memperjuangkan hak masyarakat dengan cara menggandeng Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bandar Lampung.

Saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Minggu (28/10), Julius mengaku, sejauh ini kedua belah pihak yakni warga Pasir Gintung dan PT KAI, sama-sama belum mengantongi sertifikat kepemilikan tanah.

Baca Juga:  Oknum PNS Kota Metro Tertangkap Simpan Sabu

Namun, karena sejak dahulu warga Pasir Gintung menguasai fisik tanah itu, sesuai dengan amanat undang-undang nomor 3 pasal 33, kepemilikan tanah yang sempat menuai konflik, jatuh ditangan masyarakat Pasir Gintung.(AJ)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top