Bandar Lampung

Kejari Denpasar di Tangan Yuliana Sagala Disebut Semakin Trengginas Tangani Kasus Korupsi

Kejari Denpasar di Tangan Yuliana Sagala Disebut Semakin Trengginas Tangani Kasus Korupsi
 Kejari Denpasar di Tangan Yuliana Sagala Disebut Semakin Trengginas Tangani Kasus Korupsi

Mengenakan kaca mata, Yuliana Sagala membagikan foto pada laman instagramnya, ketika momen tugasnya bersama dengan Jaksa Agung Sanitiar Burhanudin (berkemeja putih). Foto: Dokumen instagram Yuliana Sagala.

Suluh.co – Ketua DPD PEMATANK Lampung Suadi Romli menyebut rotasi jabatan yang diterbitkan lewat keputusan Jaksa Agung Sanitiar Burhanudin sudah tepat.

Ketepatan yang dimaksud Romli itu menyoal penempatan Yuliana Sagala sebagai orang nomor satu pada Kejaksaan Negeri [Kejari] Denpasar.

“Apresiasi dan selamat atas penempatan serta jabatan baru yang diemban oleh ibu itu. Semoga dapat menjalankan tugas dengan baik seperti ketika menjadi kepala di kejaksaan Lampung Utara. Terlebih semakin trengginas menangani soal korupsi seperti capaian WBK yang diterima kejaksaan Lampung Utara,” imbuhnya dalam keterangan tertulis yang diterima reporter Suluh.co, Selasa malam, 9 Februari 2021.

Yang disampaikan Romli ini bukan isapan jempol. Kejari Lampung Utara atau yang dikenal juga dengan sebut Kejari Kotabumi pernah mendapat penghargaan di masa kepemimpinan Yuliana Sagala.

Baca Juga:  Jaksa Agung Promosikan Yuliana Sagala Jadi Kajari Denpasar

Misalnya, pada akhir 2018. Kejari Kotabumi berhasil menyabet dua prestasi yang membanggakan. Diantaranya, pada 30 November 2018 Kejari Kotabumi mendapat gelar terbaik kedua atas Kejari tipe B se- Indonesia dalam ajang Siddhakarya 2018.

Kemudian pada Desember 2018. Kejari Kotabumi kembali berhasil meraih Apresiasi dan Penganugerahan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi [WBK] dan Wilayah Birokrasi Bersih dan melayani [WBBM] dari Kemenpan RB.

Pernah juga, dalam kurun waktu Oktober 2018 sampai dengan Desember 2019, Kejari Kotabumi tercatat telah melimpahkan perkara pidana umum sebanyak 501 perkara.

Dari jumlah itu, Kejari Kotabumi telah melakukan eksekusi terhadap perkara yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap sebanyak 413 perkara.

Sisanya sebanyak 88 perkara masih dalam proses sidang dan masih dalam tahap upaya hukum. Sementara untuk perkara pelanggaran lalulintas, telah menyetorkan denda tilang sebanyak 19.015 pelanggar, dengan total denda yang berhasil disetorkan sebesar Rp1,004 miliar lebih.

Baca Juga:  Kabupaten dan Kota se-Lampung, Mulai Terapkan Kebijakan Satu Peta

Capaian-capaian ini pernah dijelaskan Yuliana Sagala seperti yang diriset Suluh.co lewat informasi terbuka.

Setelahnya, untuk capaian Bidang Pidana Khusus, Kejari Kotabumi telah berhasil melakukan penyelamatan keuangan negara melalui eksekusi Uang Pengganti pada perkara tindak pidana khusus di Desa Ratu Abung, sebesar Rp79,8 juta lebih.

Kemudian dari Penerimaan Negara Bukan Pajak dari pembayaran denda perkara tindak pidana korupsi atas nama terpidana Oksa Rijaya sebesar Rp200 juta.

Capaian selanjutnya, terletak pada Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara. Terdapat Penghargaan Penegakan Kepatuhan Pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat [JKN-KIS] dari BPJS Kesehatan.

Kemudian penghargaan Penegakan Kepatuhan Dalam Kewajiban Pembayaran Iuran Peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Sementara untuk perkara Perdata dan Tata Usaha Negara, Kejari Kotabumi telah melakukan bantuan hukum dalam bentuk litigasi sebanyak tiga perkara, non litigasi sebanyak 14 perkara, pendapat hukum dua pemohon, pendampingan hukum enam pemohon dan pelayanan hukum sebanyak 22 perkara.

Baca Juga:  Tim Tabur Kembali Tangkap Buronan Kasus Pemalsuan Tri Endang Astuti di Kota Batam

Capaian terakhir ialah pada Bidang Pembinaan di Kejari Kotabumi dalam kurun waktu 2019. Disebutkan bahwa Kejari Kotabumi telah melaksanakan lelang barang rampasan atas pelimpahan Bidang Seksi Pengelola Barang Bukti dan Barang Rampasan.

Dengan rincian sepeda motor sebanyak 13 unit, mobil sebanyak 2 unit, mesin hand saw 1 unit, timbangan gantung 1 unit dan handphone 1 unit.

Yang mana, dari pelaksanaan lelang tersebut nilai lelang yang telah disetorkan ke kas negara sebesar Rp101 juta lebih.

Reporter: Ricardo Hutabarat

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top