Iklan
Politik

KDRT Hingga Dominasi Kaum Pria Buat Eny Maju Sebagai Caleg Perindo

Eny Widyawati, bacaleg dari Partai Perindo Tulang Bawang Barat/LS

TULANGBAWANG BARAT –  Keharusan menempatkan 30 persen bagi kaum hawa dalam pileg 2019 mendatang memanggil nurani kaum ibu untuk memperjuangkan hak-hak perempuan di parlemen. Salah satunya adalah  Eny Widyawati.

Perempuan yang memiliki paras yang cantik ini nampak begitu semangat setelah mendaftarkan dirinya sebagai bakal calon legislatif (bacaleg) partai PerindoTulangbawang Barat (Tubaba)

Menurutnya, Partai Perindo memiliki visi dan misi yang sama terhadap dirinya.Salah satu bentuk kesamaan dirinya terhadap partai tersebut yakni dengan adanya gerakan mendorong emansipasi wanita dan perjuangan perempuan di negeri ini.

“Saya rasa kami memiliki visi yang sama akan perjuangan dan misi kesetaraan gender yang selama ini terus digemborkan aktivis perempuan. Dibukanya kouta untuk perempuan menandakan Perindo juga turut mendukung dan sangat menghargai serta mendukung emansipasi wanita,” ujar Eny, Sabtu,(31/3).

Baca Juga:  Jelang Pilgub Lampung, Jokowi Minta Kedepankan Politik Santun

“Saya akan  komitmen  pada kebijakan nol-toleransi mengenai KDRT yang selama ini terjadi terhadap perempuan. Baik itu pelecehan seksual, maupun kekerasan terhadap perempuan dan anak lainnnya,” janjinya.

Dirinya menyoroti kebudayaan yang didominiasi kaum pria yang tersebar pada berbagai instansi baik  pemerintah, sektor swasta, organisasi strategis dan bahkan bidang masyarakat sipil.

“Saya bertekad akan menghilangkan semua penghalang tersebut, dan emansipasi wanita harus ditegakkan. Maka saya akan pulang kampung untuk menyuarakan semua itumelalui fraksi perindo di DPRD,” katanya.

Dirinya optimis, sebagai warga Tubaba akan memperoleh dukngan yang siqnifikan dari kaum ibu, dalam menyuarakan nasib mereka.”Tubaba adalah daerah baru gede, namun kemajuannya luar biasa, mari bersama sama memajukan daerah dengan potensi yang kita miliki.Saya optimis dengan kebersamaan semuanya akan terwujud,” pungkasnya.(GS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top