Politik

Kawal Jokowi-Ma’ruf Amin, Bravo-5 Bakal Bertransformasi Jadi Ormas

Ketua Dewan Pembina DPP Bravo-5 Luhut B Pandjaitan, Prof Alwi Shihab, Gubernur Jatim Khofifah I Parawansa, bersama 5 ketua Bravo-5 kabupaten di Jatim peraih penghargaan terbaik perolehan suara Jokowi-Ma’ruf. Foto: Doris Panjaitan | Bravo-5

SURABAYA – Pascaterbit SK KPU RI Nomor: 987/PL.01.8-KPT/06/KPU/V/2019 tentang Penetapan Hasil Pemilu Presiden dan Wakil Presiden, Anggota DPD, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota Secara Nasional dalam Pemilu Tahun 2019 tertanggal 21 Mei 2019, pekan lalu, yang salah satunya menetapkan kemenangan pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 Ir H Joko Widodo – Prof Dr KH Ma’ruf Amin MA.

Rakyat Indonesia masih harus menanti ketetapan finalnya pascausai sidang gugatan sengketa pilpres ajuan paslin presiden dan wakil presiden nomor urut 02 Letjen TNI Purn H Prabowo Subianto – H Sandiaga Salahuddin Uno MBA di Mahkamah Konstitusi (MK) pada pekan kedua Juni mendatang.

Namun demikian, barisan relawan Jokowi-Ma’ruf Amin justru terus intens berkonsolidasi politik tanpa putus di berbagai wilayah. Termasuk Bravo-5 Jawa Timur (Jatim), yang menggelar Tasyakuran Kemenangan Jokowi-Ma’ruf Amin di Hotel Novotel Samator, Surabaya, Minggu (26/5/2019).

Baca Juga:  Bacaleg Hanura Diminta Kompak

Kegiatan yang diwarnai pemberian santunan bagi 400-an anak yatim piatu itu dihadiri oleh Ketua Dewan Pembina Bravo-5 yang juga Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan (LBP) dan unsur DPP. Antara lain anggota Dewan Pembina Bravo-5 Prof Dr Alwi Shihab.

Turut membersamai, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, selaku pembina, didampingi Ketua Bravo-5 Jatim, H Ubaidillah Amin Muhammad (Gus Ubaid) dan pembina Bravo-5 Jatim lainnya, Doris Panjaitan. Hadir pula Sekretaris Bravo-5 Riau dan utusan Bravo-5 Banten.

Saat sambutan, selain mengapresiasi kekompakan dan profesionalisme kinerja Polri diback up TNI dalam proses pengamanan demonstrasi berujung kerusuhan massa di Jakarta pada 21-22 Mei lalu, LBP juga memuji kerja keras seluruh elemen relawan pemenangan paslon pejawat.

Mantan Danrem Terbaik se-Indonesia saat menjabat Danrem 081/Dhirotsaha Jaya, Madiun (1995) itu menegaskan, kemenangan Jokowi-Ma’ruf ini bukan pekerjaan satu orang, tapi pekerjaan satu tim. “Jadi kita bersyukur bahwa di Jatim itu naik perolehannya dari 2014, sebesar 53 persen sekarang hampir 66 persen,” kata dia.

Baca Juga:  Bravo 5 Lampung Serukan Masyarakat Lampung Bersatu

LBP menandaskan, relawan militan besutannya itu telah bekerja luar biasa baiknya. Kontribusi itu ia nilai sudah cukup bukti, termasuk juga di Jawa Tengah, Jawa Barat dan daerah lain.

Bravo-5, sambung mantan pendiri dan komandan pertama Detasemen 81 Anti Teroris Kopassus (1981) itu, kuat tekad dan bulat keyakinan ingin turut mengawal jalannya seluruh kinerja pemerintahan baru Jokowi-Ma’ruf Amin hingga 2024 mendatang.

Upaya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, serta keutuhan ideologi Pancasila, disebut sahabat dekat capres Prabowo Subianto itu sebagai poin pengawalan dimaksud.

Senada diungkapkan Gus Ubaid, yang dilantik oleh Ketua Umum DPP Bravo-5 Jenderal TNI Purn Fachrul Razi di tempat yang sama, 8 September 2018.

Ubaid, selain santri tulen –pengasuh Ponpes Annuriyah, Rambipuji, Jember, milenial pula. Ia sukses mendongkrak ceruk suara paslon 01 dengan setia menggarap segmen milenial kampung sebagai strategi pemenangan.

Baca Juga:  Warga Pekon Kedaloman Sambut Hangat Kedatangan Bunda Dewi

Dalam kesempatan itu, LBP simbolis menyerahkan piagam penghargaan atas kinerja terbaik pemenangan paslon Jokowi-Ma’ruf Amin yang turut menentukan penaikan signifikan raihan suaranya (sekitar 7 juta), kepada ketua Bravo-5 dari 5 kabupaten.

Terbetik kabar, ke depan Bravo-5 akan bertransformasi menjadi organisasi sosial kemasyarakatan (orsosmas) berbadan hukum. Hal ini disampaikan terpisah oleh anggota Dewan Pembina Bravo-5 Jatim Doris Panjaitan, Senin (27/5/2019) pukul 07.47 WIB, kemarin.

Sekadar pengingat, mengutip data KPU Jatim, hasil rekapitulasi penghitungan perolehan suara Jokowi-Ma’ruf Amin di provinsi berpopulasi penduduk dengan jumlah pemilih tetap pemilu terbesar kedua di Indonesia pada Pemilu 2019 ini tercatat sebesar 16.231.668 suara sah, atau setara 65,7 persen, dari total jumlah suara 25.511.241 pencoblos, 838.326 diantaranya suara tidak sah.(LS/Muzzamil)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top