Modus

Kasus Penghinaan Adat, Permintaan Maaf Seno Aji Tak Pengaruhi Proses Hukum

Seno Aji (jas hitam), saat melakukan pertemuan dengan masyarakat adat, di Gedung Dalom, Gotong Royong, Bandar Lampung/TS/Suluh

BANDAR LAMPUNG – Panglima Alif Jaya, Kerajaan Adat Sekala Brak, menegaskan bahwa proses hukum Seno Aji, terkait statusnya sebagai tersangka penghina adat Lampung, tak terpengaruh dengan proses damainya.

“Gagasan permintaan maaf yang bersangkutan tak mempengaruhi proses hukumnya. Masing-masing berjalan sesuai track-nya,” kata Panglima Alif Jaya, saat pertemuan masyarakat adat dengan Seno Aji di Gedung Dalom, Gotong Royong, Bandar lampung, Kamis (15/11).

Sebelumnya, Seno Aji, yang telah ditetapkan tersangka penghinaan terhadap Hanuang Bani (Topi adat yang dikenakan para panglima Lampung Sai Batin), menghadiri perundingan damai di Lamban Dalom.

Baca Juga:  Simpan Sabu di Kendaraan, Pria Pengangguran Diciduk Tim Gagak Hitam Polres Tuba

Kedatangan Seno Aji itu bertujuan meminta maaf atas perbuatannya yang dinilai telah menghina dan merendahkan adat istiadat Lampung Sai Batin.

Pada sisi lain, masyarakat adat Lampung Sai Batin belum secara tegas menerima permohonan maaf tersebut karena mereka harus melalui perundingan di semua tingkatan pemangku adat yang ada.

“Bila salah satu tingkatan tadi menolak, maka secara otomatis gagasan damai tersebut gagal,” jelas Panglima Alif Jaya.

Sementara itu, Seno Aji mengaku bersalah dan menyesali perbuatannya. Untuk itu, dia berharap masyakat adat Lampung Sai Batin mempertimbangkan permohonan maafnya itu.(TS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top