Modus

Kasus Bilik Suara Hilang, Polres Lamsel Dalami Penyelidikan

Ist

LAMPUNGSELATAN – Kasus hilangnya 1.500 bilik suara di Komisi Pemilihan Umum Daerah Lampung Selatan (KPUD Lamsel) sepertinya belum menemui titik terang

Kendati demikian, Kepolisian Resor (Polres) Lamsel terus mendalami kasus tersebut. Hingga hari ini, Rabu (28/2), Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres setempat telah memeriksa 3 saksi yang notabenenya staf KPUD Lamsel.

Namun, Reskrim masih enggan membeberkan siapa saja yang telah diperiksa.

“Sudah tiga saksi yang kami periksa. Yang jelas staf KPU, kalau namanya saya gak hafal,” ungkap Kasat Reskrim Polres Lamsel, AKP Effendi.

AKP Effendi mengungkapkan, sementara ini pihaknya belum menemui titik terang terkait kasus hilangnya 1.500 bilik suara di KPUD Lamsel.

Baca Juga:  Polres Lamsel Berhasil Amankan Ratusan Kilo Ganja hingga Ribuan Pil Ekstasi

“Ini masih penyelidikan. Karena, hilangnya tanggal 12 Februari, kemudian kita langsung audit berapa yang hilang dan kemudian tanggal 23 mereka melapor ke Polres,” katanya.

Saat disinggung mengenai indikasi dari kasus tersebut, AKP Effendi belum dapat berkomentar.

“Sementara ini belum ada,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Sub Bagian Umum dan logistik, KPU Lamsel, Asef Rujaeni SH menjelaskan, kehilangan barang logistk milik KPU tersebut diatas, telah di laporkan dan di serahkan semua kepada pihak yang berwajib.

“Semua sudah kita serahkan kepada pihak Kepolisian Resort Lamsel terkait kehilahan barang milik KPU Lampung Selatan, kita tunggu saja prosesnya, ucap pria berkacamata dan berlogat sunda itu, jelasnya sambil tersenyum simpul.(*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top