Politik

Karomani Siap Maju di Pemilihan Rektor Unila

Prof Dr.H. Karomani, Drs., M.Si./Istimewa

BANDAR LAMPUNG – Prof Dr.H. Karomani, Drs., M.Si. siap maju pada pemilihan rektor (pilrek) Universitas Lampung (Unila). Bahkan, dirinya mengaku sudah siap mengikuti pemilihan untuk orang nomor satu di Unila.

“Insya Allah saya sudah siap maju di pilrek,” ujar lelaki kelahiran Pendeglang, 30 Desember 1961 itu, Jumat (5/7).

Wakil Rektor III Unila ini, berjanji jika terpilih akan menjadikan Unila sebagai pusat pendidikan dengan bertopang pada nilai-nilai budaya.

“Saya akan perjuangkan adanya fakultas (ilmu) budaya yang pernah digagas rektor sebelumnya, namun belum terwujud,” katanya.

Aom, sapaan Prof. Karomani, lulusan Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung, menyukai sastra dan budaya,  pernah menulis puisi dan menerbitkan antologi puisi ‘Nuansa Kata dan Samudra’.

Baca Juga:  Nanang Ermanto Bicara Soal KPK di Konsolidasi PDIP  

Aom mengaku, mengagumi puisi-puisi Sapardi Djoko Damono dan ‘Balada si Roy’ Gola Gong.

“Saya kawan baik Uten Sutendi, mantan wartawan Lampung Post,” ujarnya lagi.

Pilrek unila dipilih oleh senator universitas tapi nanti ada suara 35 persen dari Mentri.

“Jadi seseorang mendapatkan 30 persen suara saja di internal bisa jadi rektor kalau Mentri mendukung yang bersangkutan,” ungkapnya.

Ia berharap mendapat dukungan dari senator dan Menristek. Dikatakannya lagi, jika terpilih ia akan menjalani program-program yang dijanjikan. Misalnya, menjadikan Unila sebagai kampus hijau yang asri, adem, dan aman.

“Selain itu, kita ingin kembangkan karakter mahasiswa yang cendikia, cerdas, dan berakhlak mulia,” katanya.

Dia menginginkan, kelak Unila itu selain berbasis research juga berbasis kewirausahaan.

Baca Juga:  Wan Abbas Jamin Pilrek Unila Clean & Clear

“Saya ingin Unila seperti Universitas Brawijaya, punya badan usaha yg kuat.  Punya hotel, kalau perlu kita punya SPBU, perkebunan dll. Kita tidak bisa andalkan SPP mahasiswa. Kasihan. Kita akan teruskan hal-hal yang baik yang sudah dirintis para rektor unila sebelumnya. Kita hargai jasa dan pengorbanan mereka,” tukasnya.

Lainnya, kata Aom lagi,  menghidupkan kantong budaya yang ada, misal UKM bidang Seni dan disuport agar semakin hidup.

Terpisah, Isbedy Stiawan ZS mendukung Prof. Karomani maju pada pemilihan rektor Unila. Sastrawan Lampung ini berhapar banyak dari Aom jika terpilih, misalnya adanya Fakultas Ilmu Budaya, juga jurusun Bahasa Daerah (Lampung) bisa diadakan lagi.

“Terus terang saya menaruh harapan besar pada Unila. Seperti adanya FIB, bahasa daerah yang pernah ada, dan memberi bobot jurusan seni dan sastra di FKIP jurusan Bahasa dan Seni,”

Baca Juga:  Unila dan Umitra Jadi Tempat Uji Sahih RUU Pemerataan Pembangunan Daerah

“Selama ini kan FKIP hanya fokus pada melahirkan para guru Bahasa Indonesia, sementara porsi sastra sangat kecil,” kata Isbedy berjuluk “Paus Sastra Lampung” itu, Jumat (5/7).(KWn)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top