Bandar Lampung

Kapolda Purwadi Arianto Kunjungi Universitas Lampung

Kapolda Lampung, Brigjenpol Purwadi Arianto, beserta jajaran adakan silaturahmi ke Universitas Lampung (Unila). Kunjungan itu diterima langsung Rektor Unila, Prof. Hasriadi Mat Akin/LS

BANDAR LAMPUNG – Kapolda Lampung, Brigjenpol Purwadi Arianto, beserta jajaran adakan silaturahmi ke Universitas Lampung (Unila). Kunjungan itu diterima langsung Rektor Unila, Prof. Hasriadi Mat Akin, di ruang kerja senat, gedung Rektorat lantai II, Selasa (28/8).

Pada acara itu nampak hadir Ketua Dewan Pendidikan Lampung, Mahfud Santoso, Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan, Prof. Muhammad Kamal, Wakil Rektor Kemahasiswaaan dan Alumni, Prof. Karomani, para dekan, para wakil dekan, Direktur Pascasarjana, Prof. Mustofa Usman, Ketua LP3M, Prof. Murhadi, Ketua LP2M, Warsono.

Baca Juga:  Dosen Unila Ini Tetap Membantah Melakukan Tindakan Asusila ke Mahasiswinya 

Dalam sambutannya Hasriadi mengucapkan selamat atas dilantiknya Kapolda Lampung yang baru. Universitas Lampung kata dia, dalam mendukung majunya pendidikan di Bumi Ruwa Jurai telah menyelenggarakan jalur penerimaan mahasiswa PMPAP (Penerimaan Mahasiswa Perluasan Akses Pendidikan).

Yakni sebuah program yang digulirkan Unila sebagai bentuk komitmen untuk memutus garis kemiskinan di Lampung sejak 2010. “Bidikan Unila dalam PMPAP ini adalah calon mahasiswa yang benar-benar berasal dari keluarga prasejahtera, baru dilihat kemampuan akademiknya,” ujarnya.

Senada dengan Rektor, dalam silaturahminya Brigjenpol Purwadi mengungkapkan bahwa pendidikan menjadi ujung tombak di hampir semua lini. Pun halnya di tubuh anggota kepolisian. Mantan Wakapolda Metro Jaya ini bertutur di jajarannya, khususnya anggota, banyak yang merupakan lulusan SMA sederajat. Ia berharap, di tubuh anggota kepolisian juga memiliki semangat dan motivasi untuk lanjut studi.

Baca Juga:  Minum Kopi Bersama Jadi Ajang Promosi Wisata di Lampung Barat

“Kalau dokter itu mengatasi pasien dengan penyakit fisik, kalau polisi menangani penyakit perilaku masyarakat. Untuk itu juga diperlukan pertimbangan akademis saat melaksanakan tugas, bukan hanya keterampilan dan keahlian semata,” pungkasnya.(LS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top