Ekonomi

Kapal Dalam Botol & Kaligrafi Napi Way Hui Dihargai Jutaan

Hasil kerajinan tangan sejumlah warga binaan Lapas Narkotika Kelas II A Way Hui Bandar Lampung/Suluh/TIN

BANDAR LAMPUNG – Siapa sangka barang bekas botol dan kayu bisa dimanfaatkan menjadi kerajinan tangan yang indah, yaitu perahu dalam botol dan  kaligrafi.

Karya itu dilakukan oleh sejumlah warga binaan Lapas Narkotika Kelas II A Way Hui Bandar Lampung.

Dengan terampil, mereka merubah barang-barang bekas menjadi kerajinan tangan yang bernilai ekonomis.

Bahkan, hasil karya dari tangan tangan kreatif mereka yang berbentuk perahu dalam botol, hingga ukiran kaligrafi sudah banyak  laku terjual.

Antara Rp100 ribu hingga Rp1 juta.

Salah satu warga binaan, Fandi, mengaku, sudah hampir tiga tahun membuat kerajinan tangan.

Baca Juga:  ASN Dapat Tambahan Penghasilan Dari Pemerintah Lampung

“Paling engga butuh waktu satu minggu menyelesaikan pekerjaan memasukan botol dalam perahu. Kami pun mematok harga bervariasi, sesuai dengan tingkat kesulitannya,” jelas Fandi, saat ditemui, Sabtu (28/12).

Sementara itu, Kepala Seksi Bimbingan Narapidana, Anak Didik Lapas Kelas II A Way Hui Bandar Lampung, Sarwono, menyatakan pemberian pelatihan handycraft tersebut merupakan salah satu bentuk program pembinaan di lapas.

“Hasil dari kerajinan tangan napi ini dipasarkan secara langsung untuk pengunjung yang berminat dan juga kini telah dipasarkan secara  online,” jelas Sarwono.

Untuk diketahui, bahwa dalam menjalani masa hukuman di dalam lapas, setiap warga binaan dibekali beragam keterampilan agar kelak setelah bebas dapat kembali di lingkungannya masing-masing dan bisa membuat usaha sendiri.(TIN)

Baca Juga:  KPU RI Dalami Kasus Dugaan Jual Beli Jabatan Komisioner
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top