Politik

Kakon dan Anggota Dewan Tanggamus Kompak Mangkir

Koordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan antara lembaga (PHL) Fajar Pakhlevi/Net

PRINGSEWU – Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Pringsewu, menyesalkan atas ketidakhadiran kepala pekon (kakon), 3 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanggamus dan dua pengurus partai dari PKB serta Golkar, perihal kampanye terselubung.

Pemanggilan yang dilakukan oleh Panwaslu terkait adanya keterlibatan kepala pekon dalam kampanye terselubung yang diselenggarakan di Hotel Balong Kuring, di Jalan Ahmad Yani no 999A oleh partai pengusung paslon gubernur (Arinal-Nunik) nomor urut tiga. Namun kakon dan anggota DPRD kabupaten Tanggamus, kompak mangkir dari panggilan Panwaslu.

Tiga anggota DPRD Tanggamus, tersebut atas nama Zulki Qurniawan (anggota DPRD fraksi PKB), Heri Ermawan (anggota DPRD F-Golkar), Nur syahbana (anggota DPRD F-Golkar), dan dilakukan pemanggilan kedua pengurus partai, Azuwansyah Ketua PKB dan Salamun dari partai Golkar sekaligus sekertaris pemenangan paslon Gubernur Lampung Nomor Urut tiga.

Baca Juga:  Bos SGC di Kampanye Arinal - Nunik Bertendensi Tindakan Politik Uang

Koordinator Divisi Pencegahan dan Hubungan antara lembaga (PHL) Fajar Pakhlevi, mengatakan, surat pemanggilan perihal permintaan klarifikasi dan keterangan untuk kakon dan anggota DPRD. Akan tapi hingga pukul 16.00 WIB hari ini , Kamis (24/05) tak ada kabar dari pihak satupun.

“Pemanggilan tersebut untuk para kepala pekon dan anggota DPRD kabupaten Tanggamus dan pengurus partai, yang menjadi pengusung salah satu calon gubernur,” ujarnya

Selain itu juga, ketidakhadiran yang bersangkutan untuk dimintai keterangan mengindikasikan bahwa tim dan relawan dari paslon nomor urut 3 tidak kooperatif.

“Bukan hanya dari pihak Panwaslu tapi masih ada dari¬†kepolisian dan kejaksaan, yang akan memanggil mereka, berkaitan rapat yang diduga mengarah kepada kampanye illegal. Sebagai pengawas kami, Hanya sekedar mengingatkan bahwa kegiatan tersebut merupakan hal yang kurang etis karena tidak memberikan efek politik yang baik kepada masyarakat,” jelasnya

Baca Juga:  KPAL Ajak Warga Lampung Golput di Pemilu 17 April

Sebelumnya, dalam kegiatan rapat yang dilakukan, pada hari Senin (15/5) di Hotel Balong Kuring, terdapat temuan melibatkan kakon, dan menguntungkan salah satu pasangan calon yang diusung oleh Partai Golkar dan PKB.

“Kami sudah memiliki alat bukti berupa rekaman video dan audio, serta keterangan dari saksi-saksi yang sudah dimintai klarifikasinya,” tandasnya.(LS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top