Daerah

Kadis PPPA Bayana Bantu Masa Depan Korban Incest di Pringsewu

Kadis Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Provinsi Lampung Bayana, saat mendampingi Deputi Bidang Perlindungan Anak Kementerian PPPA untuk bertatap muka dengan AG di Kantor Bupati Pringsewu/LS

PRINGSEWU – Langkah cepat Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Provinsi Lampung telah menyelamatkan masa depan AG, korban hubungan sedarah (incest) yang dilakukan oleh ayah kandung (JM), kakak kandung (SA), dan adik kandungnya (YF).

“Pemprov Lampung akan melakukan pendampingan terhadap AG mulai dari pendampingin psikis, trauma healing, hingga pendampingan hukum. Pendampingan ini akan dilakukan secara intensif, sehingga diharapkan psikis AG dapat kembali seperti semula,” ujar Kadis Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Provinsi Lampung Bayana, saat mendampingi Deputi Bidang Perlindungan Anak Kementerian PPPA untuk bertatap muka dengan AG di Kantor Bupati Pringsewu, Kamis (28/2).

Baca Juga:  Dana Pembinaan Lomba Antar Pekon di Pringsewu Terindikasi di Sunat

Bayana menegaskan pihaknya akan “all out” mengembalikan psikis AG, mulai dari pendampingan psikologis, dan upaya-upaya lainnya untuk mengembalikan psikis dan keceriaan AG.

“Saat ini AG mengalami gangguan psikis dan trauma. Oleh karenanya, kami akan berupaya dalam mengembalikan psikis AG dengan melakukan pendampingan” ujarnya.

Bayana minta dengan sangat agar kejadian ini harus menjadi pelajaran untuk lebih menjaga dan membina keluarga terutama anak, mulai dari keluarga dan lingkungan.

“Kita harus bergandengan tangan sehingga kejadian seperti ini dapat terhindari. Besok juga Pemprov Lampung akan mengundang semua lintas sektor terkait penanganan kasus AG di Hotel Emersia, sehingga kejadian seperti ini dapat kita deteksi dan atasi dengat cepat,” jelas Bayana.

Baca Juga:  Pemerintahan Rezim Boneka Jokowi-JK, Kaum Perempuan Jauh Dari Kesejahteraan

Sementara itu, Wakil Bupati Pringsewu Fauzi menjelaskan bahwa pihaknya telah bersinergi dengan baik dengan Pemprov terutama Dinas PP dan PA, sehingga hal seperti ini dapat terdeteksi. “Dan yang telah melakukannya dari PABM, sehingga masalah ini dapat terdeteksi,” jelas Fauzi.(LS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top