Iklan
Daerah

Kadis Kominfo Way Kanan Buka Pelatihan Jurnalistik dan Photography di Ponpes Raudlatul Muta’alimin Kasui

MRI-ACT Way Kanan menggelar Pelatihan Jurnalistik dan Photography yang bertempat di Pondok Pesantren Raudlatul Muta’alimin Kasui/Istimewa

WAYKANAN – MRI-ACT Way Kanan menggelar Pelatihan Jurnalistik dan Photography yang bertempat di Pondok Pesantren Raudlatul Muta’alimin Kasui pada Minggu (3/2).

Dalam kesempatan tersebut Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Way Kanan, H. Bakhril, S.H., M,M. membuka Pelatihan tersebut.

Acara yang menghadirkan narasumber Pimred Jejamo.com Adian Saputra, SE itu diikuti oleh 40 peserta santri dan santriwati Pondok Pesantren Raudlatul Muta’alimin dan juga perwakilan lintas komunitas.

Dalam sambutannya, Bakhril mengatakan seorang Jurnalis dibebankan tanggung jawab  yang cukup besar yakni  memenuhi hak masyarakat untuk mengetahui dan mendapatkan informasi.

Menegakkan nilai dasar demokrasi, mendorong terwujudnya supremasi hukum dan hak asasi manusia, serta menghormati kebhinekaan. Mengembangkan pendapat umum berdasar informasi yang tepat, akurat, dan benar.

Ia melanjutkan  seorang Jurnalis juga   harus mampu melakukan pengawasan, kritik, koreksi, dan saran terhadap hal-hal yang berkaitan dengan kepentingan umum dan memperjuangkan keadilan dan kebenaran.

Baca Juga:  Pemprov Lampung Tawarkan Pengembangan Industri Gula di Way Kanan dan Mesuji kepada Investor Taiwan

Menyinggung tentang peran aktif masyarakat dalam mengelola informasi dan berita, Bakhril menjelaskan  saat ini telah ada Citizen Journalism atau jurnalisme Warga yang merupakan Kegiatan partisipasi aktif yang dilakukan oleh  Masyarakat dalam kegiatan pengumpulan, pelaporan, analisis serta penyampaian Informasi dan berita.

“Dalam jurnalisme warga, warga tidak hanya menjadi konsumen media tapi juga bisa terlibat dalam proses pengelolaan informasi itu sendiri mulai membuat, mengawasi, mengoreksi, menanggapi, atau sekadar memilih informasi yang ingin dibaca,” Ujarnya seperti disitat dari laman resmi Pemkab Way Kanan.

Bakhril juga menerangkan partisipasi aktif masyarakat dalam penyampaian informasi dan Berita juga telah diperkuat dengan adanya  kewajiban setiap Kabupaten membentuk Kelompok Informasi masyarakat yang diamanatkan oleh pemerintah melalui kementerian komunikasi dan Informatika.

“Kelompok Informasi Masyarakat juga sangat penting untuk mewujudkan masyarakat kita  yang inovatif khususnya melalui pendayagunaan informasi dan komunikasi dalam rangka mencapai masyarakat informasi yang sejahtera, selain itu peran KIM juga sangat penting  dalam memperlancar arus informasi antar pemerintah dengan masyarakat dan antar golongan dengan mendayagunakan informasi kita berharap kedepannya akan juga meningkatkan nilai tambah masyarakat,” Lanjutnya.

Baca Juga:  Pembuatan SKCK di Pesawaran Tinggi Jelang Musim Caleg

“Hari ini akan diadakan pelatihan Jurnalistik dan Photography, ini merupakan momen yang cukup strategis untuk para peserta dalam mengetahui lebih jauh tentang Jurnalisme Dan Photography, kita berharap  pelatihan ini dapat melahirkan Jurnalis-jurnalis dan Fhotografer Handal di Bumi Ramik Ragom yang Kita cintai ini,” Tutupnya.

Pimpinan Pondok KH Marsudi menyambut baik pelatihan tersebut. Ia senang ACT memilih ponpesnya sebagai tempat pelatihan.

Kegembiraan muncul dari sejumlah guru pondok yang mengikuti pelatihan menulis. Dirinya berharap peserta bisa mengirim berita perihal pondok dan kemanusiaan ke media setempat.

KH Marsudi juga mengatakan ponpesnya terbuka untuk masyarakat yang ingin belajar.

“Jangan sehari saja pelatihannya. Sebulan penuh juga enggak apa-apa,” kata dia saat memberi sambutan.

KH Marsudi menjelaskan, era sekarang ini semua harus paham menggunakan media massa dan media sosial. Sebab, masa sekarang berbeda dengan masa lalu.

Baca Juga:  Gubernur Ridho Apresiasi Way Kanan Bebas Buang Air Besar Sembarangan

“Kita ikuti perkembangan zaman dengan tetap menjaga nilai-nilai Islam,” ujarnya.

Partnership ACT Lampung Cahyo Prabowo mengatakan, pelatihan tersebut merupakan rangkaian pelatihan keliling se-Lampung yang diisi Pemimpin Redaksi Jejamo.com Adian Saputra yang juga Ketua Journalist for Humanity (JFH) Lampung.

Pelatihan di Way Kanan ini yang ketiga setelah di Kota Metro dan Pringsewu.

“Pelatihan ini juga bertujuan menguatkan relasi ACT dengan masyarakat dan menumbuhkan kerelawanan masyarakat untuk berkiprah dalam dunia kemanusiaan,” ujarnya.(LS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top