Politik

Kader Hanura Lampung Inginkan Reposisi Kursi Ketua

Partai Hanura/Net

BANDAR LAMPUNG – Kader Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), menginginkan adanya reposisi kursi ketua yang saat ini dipimpin oleh Benny Uzer.

“Yang pasti reposisi untuk ketua, setelah itu tentunya ada Plt untuk melakukan sesuai prosedur. Setelah ada ketua baru, nanti dievaluasi untuk mencari kader yang masuk ke sistim kepengurusan dan sesuai peran masing-masing. Masa iya orang yang tidak mampu di bidang organisasi mau ditempatkan di organisasi, kan rancu jadinya,” kata Wakil Ketua DPD Hanura Lampung, Nazarudin, Kamis (25/10).

“Saya tahu proses pilgub kemarin, ketika banyak kader yang mau nyaleg diliat KTA-nya, ketika ada warna kemudian dimasukan ke dalam posisi wakil ketua, itu lah ulahnya Benny Uzer,” ungkapnya lagi.

Baca Juga:  Partai Hanura Dikabarkan Keluar Dari Koalisi KeCe

Munculnya dugaan dualisme di struktur kepengurusan DPD Hanura Lampung, kata dia, kemungkinan besar sudah diketahui oleh DPP.

“Kita kan ada binwil (Bina Wilayah) Lampung-Bengkulu. Kalau binwil kerja maksimal, DPP sudah pasti tahu,” ucap dia.

Selain itu, dibawah kepemimpinan Benny Uzer, terdapat beberapa kekosongan struktur organisasi, khususnya di kabupaten.

“Kabupaten Lampung Barat belum memiliki DPC, apalagi PAC. Ini tugas ketua dan disampaikan dalam forum resmi dengan menginstruksikan sesuai bidang masing-masing. Misalnya, saya bidang OKK, itu sebenarnya tugas saya. Tapi gimana mau berjalan ke arah sana, kalau kita ada inisiatif dilarang, di marah, semaunya dia aja. Jadi repotlah,” sesalnya.

Kendati demikian, pihaknya masih memberi kesempatan untuk memperbaiki hingga akhir bulan Oktober mendatang.

Baca Juga:  Calon Gubernur Lampung Mustafa Akhirnya Digiring KPK

“Sampai bulan ini aja. Kan sudah kita putuskan bahwa setiap minggu rapat. Masa dia gak monitor melalui orang-orangnya disini. Sekarang mau jadi komandan itu gimana, mau yang enak dan aman terus, tidak seperti itu. Komandan itu selalu hadir ditengah-tengah disituasi genting,” ujarnya.

“Jadi melalui rapat kemarin, kan kita ada notulen laporan dan disampaikan ke DPP. Nantinya DPP meliat kemudian dibentuk tim investigasi dipimpin binwil turun ke DPD Lampung untuk wawancara. Dari sana dilaporkan lagi ke sekjen, kemudian baru diputuskan,” tandasnya.(AR)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top