Iklan
Modus

Juru Parkir Terancam Hukuman Mati

Reka adegan pelaku pembunuhan akibat bersenggolan di orgen tunggal, yang berlangsung di Mapolsek Telubetung Timur/TS/Suluh

BANDAR LAMPUNG – Soni Renaldo, seorang juru parkir harus menerima dakwaan dari jaksa Pengadilan Negeri Tanjung Karang, yang menjeratnya dengan empat pasal. Lantaran perbuatannya yang telah membunuh  Riduansyah setelah bersenggolan saat berjoged di sebuah acara orgen tunggal.

Dalam sidang yang digelar di Ruang Ali Said kali ini, jaksa dari Kejaksaan Negeri Bandar Lampung, membacakan dakwaan untuk terdakwa, dengan mengenakan pasal 340, 338, 170 dan pasal 351 KUHpidana, dengan ancaman hukuman penjara maksimal seumur hidup atau hukuman mati.

Peristiwa pembunuhan tersebut terjadi pada 2017 lalu, saat Soni Renaldo dan ke-lima temannya sedang asik berjoged di acara  hiburan orgen tunggal, di Kampung Pekon Ampai, Kelurahan Keteguhan, Tanjungkarang Barat.

Baca Juga:  Diprotes Warga Lantaran Selingkuh, Bupati Lampung Timur Tetap Lantik Kepala Desa Braja Gemilang

Saat itu terdakwa yang sedang asik berjoged, bersenggolan dengan korban Riduansyah. Senggolan itu pun berlanjut menjadi perkelahian. Korban yang seorang diri harus roboh kehilangan nyawa setelah terdakwa dan ke-lima rekannya menganiaya korban dengan menggunakan kursi dan pisau yang sebelumnya telah dipersiapkan oleh terdakwa.

Sidang lanjutan dari perkara ini akan kembali digelar pada pekan depan dengan agenda sidang yaitu mendengarkan keterangan saksi.(TN)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top