Ekonomi

JTTS & SPAM Bandar Lampung masuk PSN Carry Over 2020, Elemen Apresiasi

Deputi VI Bidang Koordinasi Percepatan Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah Kemenko Perekonomian/Ketua Pelaksana KPPIP, Wahyu Utomo, dalam Media Gatheting Capaian PSN Tahun 2016 Hingga Desember 2019, di Jakarta, Jum’at (27/12/2019). | KPPIP

JAKARTA — Kabar anyar terkuak dari Media Gathering Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP) Kemenko Perekonomian tentang Capaian Proyek Strategis Nasional (PSN) Tahun 2016 Hingga Desember 2019, di Hotel Borobudur, Jakarta, Jum’at (27/12).

Yakni, masuknya PSN Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Bandarlampung, Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS), dan Light Rail Transit (LRT) Sumatera Selatan (Metro Palembang), bagian dari 12 PSN 2019 yang karena belum tuntas pengerjaan sehingga akan dilakukan carry over, baru bisa diselesaikan pada 2020.

Hal itu terungkap dari keterangan Deputi VI Bidang Koordinasi Percepatan Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah Kemenko Perekonomian Wahyu Utomo, selaku Ketua Pelaksana KPPIP, hari ini.

Bersama ketiganya, 9 proyek 2019 yang ikut di-carry over yaitu Kawasan Industri Terpadu Wilmar (KITW) Kramatwatu Serang Banten, Jalan Tol Pandaan-Malang, SPAM Umbulan Pasuruan Jawa Timur, Kawasan Industri Ketapang Kalimantan Barat, Pelabuhan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Maloy Batuta Trans Kalimantan (MBTK) Kabupaten Kutai Timur, Makassar New Port Kota Makassar dan Bendungan Passeloreng Kabupaten Wajo Sulawesi Selatan, Kawasan Industri Konawe Sulawesi Tenggara, dan Konstruksi Tangki Penyimpanan BBM.

Baca Juga:  All New Honda PCX 150 Sambangi Lampung Tengah

Selain ke-12 PSN itu, ada 31 PSN dinyatakan selesai hingga akhir 2019, yaitu sembilan pembangunan jalan, dua penyelenggaraan perekerataapian, empat pembangunan bandara, satu pengembangan pelabuhan, empat bendungan, dua Palapa Ring, satu kawasan industri, dan delapan KEK.

Wahyu menjelaskan, sejak 2016-2019 ada 92 PSN proyek berhasil diselesaikan.

Sarjana Teknik Sipil ITB 1987, serta Master of Science (1999) dan Doctor of Philosophy (Ph.D) jurusan Regional Science di Cornell University, Amerika Serikat, 2002 ini bilang, dari 223 PSN, 92 selesai, namun sisanya 131 dimana 88 persen masuk tahap konstruksi.

KPPIP memproyeksi akan ada 52 PSN yang selesai pada 2020, imbuh Kepala Program KP3EI (Komite Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia) era SBY (2011-2014) ini, selain menarget 30 proyek dan 3 program yang dalam tahap konstruksi dan mulai beroperasi, 59 proyek dalam tahap konstruksi, 6 proyek dalam tahap transaksi serta 14 proyek dalam tahap persiapan.

Baca Juga:  Ngegas CRF Bareng TDM Honda Lampung

Dari Lampung, elemen turut menanggapi. Ketua Badan Pekerja Centre for Democracy and Participative Policy Initiatives Studies CeDPPIS, Muzzamil, Jum’at (27/12/2019) petang, menyebut progres paparan KPPIP itu sebagai buah kerja keras yang serius.

“Meski Pak Wahyu Utomo (Ketua KPPIP, red) mengungkap peliknya kendala lapangan, amatan kami sejauh ini relatif mampu tertangani. Daya dukung pemerintah daerah cukup mangkus saya kira,” tanggap dia.

Sementara, Ketua DPD Perhimpunan Bravo-5 Lampung Ary Meizari Alfian menegaskan, tidak ada alasan untuk tidak mendukung kelancaran PSN hingga bisa dituntaskan sesuai tenggat, sesuai harapan. “Kalau ada penyimpangan di situ, kami akan kawal,” ujar pria berlatar pengusaha properti itu, Jum’at.

Baca Juga:  Pemprov Lampung Sosialisasikan Pembebasan Lahan JTTS di Terbanggi Besar-Pematang Panggang

Senada, Ketua BPD Aliansi Masyarakat Sipil untuk Indonesia Hebat (Almisbat) Lampung Resmen Kadafi. Advokat muda progresif ini menggarisbawahi, pihaknya mengapresiasi progres rampung 92 PSN 2016-2019 yang memakan uang rakyat dengan nilai investasi mencapai Rp467,4 triliun tersebut.

“Terima kasih Presiden Joko Widodo. Kami catat capaian ini. Terus gaspol bekerja keras wujudkan Indonesia hebat, Indonesia maju,” kandidat doktor hukum Universitas Jayabaya Jakarta ini mengapresiasi.(LS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top