Bandar Lampung

Johan Sulaiman Laporkan Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan ke BK DPRD Lampung

Wakil Ketua DPRD Lampung, Johan Sulaiman/Net

BANDAR LAMPUNG – Wakil Ketua IV DPRD Lampung, sekaligus koordinator Komisi I Johan Sulaiman, mengirimkan surat kepada unsur pimpinan DPRD dan Badan Kehormatan (BK) terkait permasalahan dugaan pemalsuan tandatangan untuk menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama panitia seleksi (pansel) Sekdaprov Lampung.

“Saya sudah kirim surat ke unsur pimpinan DPRD, seperti ketua dan empat wakil ketua serta di tembuskan ke BK,” jelasnya dihubungi via ponselnya, kemarin.

Dalam surat tersebut terdapat tiga point. Pertama, bahwa dirinya tidak pernah menerima dan menandatangani surat tersebut. Kedua, dirinya tidak pernah menerima konfirmasi dari komisi I tentang surat yang ditujukan ke pansel tersebut.

Baca Juga:  Bersama DPRD Bandar Lampung, Ganas Annar MUI Cegah Peredaran Narkoba

Ketiga, ia meminta unsur pimpinan untuk menindaklanjuti permasalahan ini agar tidak terulang lagi kedepannya.

“Kita minta agar permasalahan ini segera ditindaklanjuti. Karena menurut saya permasalahan ini sudah termaksud kedalam pelanggaran serius,” ungkapnya.

Saat disinggung apakah dirinya akan menempuh langkah hukum untuk menindaklanjuti hasil pimpinan dewan dan BK, ia menyampaikan bahwa pimpinan dewan ini sifatnya kolektif kolegial.

“Walaupun ini permasalahan pribadi saya. Tetapi saya termaksud dalam bagian pimpinan DPRD Lampung yang kolektif kolegial ini. makanya saya surati pimpinan agar mengambil sikap tegas dengan ini. jadi semua tergantung hasil dari rapat pimpinan. Kalau hasilnya nanti saya diminta untuk menindaklanjuti secara hukum,” tukasnya.

Baca Juga:  Masyarakat Hingga Tokoh Agama Hadir Ramah Tamah Bersama Ridho Ficardo

Maka nanti saya akan mengikuti keputusan itu. Karena saya bagian dari pimpinan yang kolektif kolegial dan kebetulan saya koordinator Komisi I, itu aja masalahnya,” ungkapnya.(LS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top