Daerah

Jemaah Haji Asal Tulangbawang Meninggal di Jakarta

kanan – almarhumah Emma Wati binti Sanusi bersama suami Herwan/FB

TULANGBAWANG – Emma Wati binti Sanusi, jemaah calon haji asal Kabupaten Tulangbawang, meninggal dunia di rumah sakit Jakarta, setelah kabarkan drop di pesawat kloter 33 ketika berangkat dari Lampung bersama jemaah calon haji lainnya.

Menurut keterangan keluarga, Cik Emi, mengatakan, Emma berangkat menunaikan ibadah haji bersama dengan suaminya Herwan, pada Senin (30/7).

Namun kata Emi, pada Selasa pagi pihak keluarga mendapat kabar jika Emma dirawat di salah satu rumah sakit di Jakarta karena almarhumah kondisi kesehatannya menurun.

“Adik saya Herwan menghubungi kami keluarga di Menggala agar segera berangkat ke Jakarta karena kondisi emma semakin tidak stabil dan dimungkinkan emma tidak bisa berangkat haji bersama dengan rombongan jemaah lainya,” terang Emi, Kamis (2/8).

Baca Juga:  Umat Kristiani Asal Pesawaran Terancam Tak Bisa Masuk Yerusalem

Dijelaskan Emi, setelah melalui perawatan medis, nyawa emma tidak bisa diselamatkan. Emma meninggal dunia pada Rabu pukul 01,08 WIB,kemarin disebabkan tekanan darah tinggi.

Sampai berita ini diturunkan ketua TPHD Irfan Toni belum bisa dihubungi. Namun pihak kelurga pastikan jika jenazah akan dibawa pada hari ini dan langsung akan dikebumikan.

Diketahui  calon jemaah haji asal Kabupaten Tulangbawang tahun 2018, berjumlah 291 orang, jemaah terdiri dari 145 orang laki-laki dan 146 orang perempuan.

Seluruh jemaah Kabupaten Tulangbawang terbagi dalam 2 kloter, pertama kloter 33 bersama dengan jemaah calon haji asal Kabupaten Lampung Utara dan kedua kloter 57 berjumlah 4 orang, bersama dengan jemaah calon haji asal Kabupaten Tanggamus, Lampung Barat, Lampung Tengah, Lampung Timur, Metro, Pringsewu, Pesisir Barat, Way Kanan dan Lampung Utara. Dengan meninggalnya satu jemaah, berkurang menjadi 290.(MR)

Baca Juga:  84 Jemaah Haji Tiba Kembali di Mesuji

 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top