Politik

Jelang Pemilu 2019, Warga Pesawaran Dilarang Berselisih

Bupati Pesawaran, Dendi Ramadhona, dalam acara peringatan Isra Mi’raj 1440 Hijriyah, di Masjid Al Ghufron Desa Cimanuk Kecamatan Way Lima/MH

GEDONGTATAAN – Bupati Pesawaran, Dendi Ramadhona, tak henti hentinya menghimbau kepada masyarakat untuk tidak gaduh dan berselisih paham dalam pelaksanaan pemilu 2019 mendatang.

Hal ini disampaikannya, saat menghadiri peringatan Isra Mi’raj 1440 Hijriyah, di Masjid Al Ghufron Desa Cimanuk Kecamatan Way Lima, Senin (8/4).

“Saya minta, pada pelaksanaan pemilu 2019 nanti masyarakat dapat mengunakan hak pilih sesuai dengan pilihannya masing-masing, jangan karena berbeda pilihan, dapat menimbulkan kegaduhan. Silahkan tentukan pilihan untuk DPRD Kabupaten, DPRD Provinsi, DPR-RI dan DPD-RI serta Presiden dan wakilnya,” paparnya.

Baca Juga:  Ketua DPRD Pesbar : SPT Anggota DPRD Pindah Partai, Tidak Saya Tandatangani

Menurutnya, menentukan pilihan pada pemilu 2019 merupakan keharusan bagi warga negara yang sudah berusian diatas 17 tahun atau sudah menikah dan masuk pada Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Dirinya juga menegaskan, agar masyarakat tidak ribut dan tetap jaga kerukunan antar tetangga, antar saudara, antar kelompok maupun antar desa.

“Kita semua harus menjaga kerukunan dan kebersamaan meskipun beda pilihan, pilihan caleg kita banyak, silahkan pilih sesuai dengan hati. Untuk calon presiden, silahkan pilih karena keduanya merupakan putra terbaik di bangsa ini. Nanti, selesai pemilu kita semua tetap bersatu jangan sampai pada dendam dan tidak saling tegor atau sapa,” jelasnya.

Diketahui, Bupati Dendi hadir bersama jajaran dan sebagai penceramah adalah KH Muhajirin Ahmad yang juga sebagai pengasuh pondok pesantren di Kabupaten Lampung Selatan.

Baca Juga:  "Nggak Ada Ribut-Ribut di Akar Rumput, Lampung Damai-Damai Aja"

Dalam ceramahnya, Muhajirin menekankan bahwa seluruh umat harus tetap menjaga kerukunan.

“Kaum muslimin jangan terpengaruh provokasi, tetap menjaga silaturakhim dan kerukunan. Jangan saling mencaci dan membenci meski beda pilihan pada pemilu nanti,” pungkasnya.(MH/PS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top