Ekonomi

Jaringan Gas Sebanyak 10.321 di Lampung  Sudah Siap 100 Persen

Pelanggan rumah tangga yang menggunakan jaringan gas dari Perusahaan Gas Negara (PGN)/Ist

BANDARLAMPUNG – Kepala Wilayah Penjualan Perusahaan Gas Negara (PGN) Lampung, Wendi Purwanto memastikan bahwa saat ini pembangunan  jaringan gas (jargas) di Lampung sudah siap 100 persen.

Meski begitu, keberadaan gas tersebut belum bisa digunakan khususnya oleh warga Bandarlampung karena menunggu diresmikan. Rencananya peresmian akan dilakukan langsung oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM),  Ignasius Jonan.

“Semua sudah selesai dan siap diresmikan. Rencananya kran gas akan langsung dibuka dan diresmikan langsung oleh Menteri ESDM, Ignasius Jonan,” ujar Wendi saat menggelar konpers di RM Mbok Wito, Pahoman, Bandarlampung, Rabu (14/3).

Wendi menambahkan, pembangunan jaringan gas sebanyak 10.321 sambungan rumah tangga (RT) sudah dibangun 100%. Namun pihak kontraktor Nindya Karya masih akan melakukan pemeliharaan pipa jaringan gas (jargas).

Baca Juga:  PDAM Way Rilau Berencana Sediakan Air untuk PTLDC

Untuk diketahui panjang pipa jaringan gas, terdiri dari pipa baja 1,5 km, pipa jenis PE180 mm terpasang sepanjang 18 km, pipa PE 63 mm sepanjang 180 km, total panjang pipa sekitar 200 km.

Kedepannya jika masih ada pelanggan atau warga yang ingin melaporkan mengenai pekerjaan jaringan atau gangguan pipa PGN, dapat menghubungi contact center PGN di nomor 1500-645. Tim PGN akan segera menindaklanjuti laporan.

Untuk segi keamanan gas bumi dalam pipa memiliki tekanan yang sangat kecil sekitar 0,24 atau hanya 1/10 tekanan ban mobil. Sebaliknya elpiji dalam tabung yang saat ini digunakan oleh masyarakat memiliki tekanan kurang lebih 18 barg.

Baca Juga:  Moto Niku Suguhkan Nuansa Extraordinary Selfi Park & Studio Vintage

“Gas bumi memiliki berat yang lebih ringan dari udara sehingga jika terjadi kebocoran gas tersebut akan mencari celah-celah dan akan keluar dari ruangan,” terang Wendi.

Hal tersebut berbeda dari LPG yang lebih berat dari udara sehingga jika terjadi kebocoran akan turun ke bawah dan terakumulasi dalam ruangan.

Kemudian untuk rincian biaya penggunaan jargas, berdasarkan peraturan BPH Migas Nomor 6 Tahun 2018 Tentang Harga Jual Gas Bumi Melalui Pipa disebutkan, untuk konsumen rumah tangga pada jaringan pipa distribusi kota Bandarlampung yang ditetapkan di Jakarta tanggal 5 Februari 2018 dan ditandatangani oleh Kepala BPH Migas M. fanshurullah asa, yakni RT1 sebesar 4750 permeter kubik, RT 2 sebesar 6200 permeter kubik.

Baca Juga:  PGN : Jargas Lebih Murah Dari Elpiji

Penyebaran jaringan gas untuk rumah tangga di kota Bandar Lampung di delapan kecamatan yaitu Tanjung Karang Barat, Tanjung Karang Pusat, Teluk Betung Utara Kedaton Labuhan Ratu, Way Halim, Sukarame, dan Tanjung Senang.(HI)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top