Modus

Jalani Sidang Perdana, Politisi Partai Hanura Terancam 4 Tahun Penjara

Politisi Partai Hanura Lampung, Nazarudin/TN/Suluh

BANDAR LAMPUNG – Nazarudin menjalani sidang perdananya dengan agenda mendengarkan pembacaan dakwaan dari jaksa atas perkara ITE yang ia lakukan.

Jaksa pun menjeratnya dengan pasal 45 ayat 3 junto pasal 27 ayat 3 tentang ITE dan diancam penjara paling lama empat tahun.

Lantaran cuitannya di grup WhatsApp Partai yang diduga mencemarkan nama baik Benny Uzer, rekan satu partainya, terdakwa Nazaruddin harus didudukan di kursi pesakitan Pengadilan Negeri Tanjung Karang untuk menjalani sidang perdananya yang digelar pada Kamis (28/11), terkait perkara pelanggaran undang – undang informasi dan transaksi elektronik.

Didalam dakwaan yang dibacakan oleh Jaksa pada sidang kali ini, Nazaruddin didakwa telah melanggar pasal 45 ayat 3 junto pasal 27 ayat 3 UU RI nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU RI nomor 11 tahun 2008 yang mengatur tentang informasi dan transaksi elektronik.

Baca Juga:  10 Siswa jadi Rebutan SMK PGRI & SMA Muhammadiyah

Politisi Partai Hanura ini dipidanakan setelah tulisannya dipersoalkan dan dianggap sebuah pencemaran nama baik yang ditulis oleh Nazaruddin di grup whatsApp Partai dan ke personal lainnya yang menyebut nama Benny Uzer dengan sebutan setan dan iblis.

Diketahui kekisruhan internal partai ini berawal dari pelaporan Nazaruddin yang melaporkan Benny Uzer dan dua orang lainnya ke Mapolda Lampung, atas dugaan penyalahgunaan dana bantuan parpol dari anggaran Kesbangpol sebesar Rp200 juta.

Serta dilaporkannya pula dugaan penyelewengan dana yang diberikan DPP Partai Hanura sebesar Rp400 juta yang diperuntukkan sebagai biaya operasional saksi partai pada Pilpres dan Pileg 2019 yang diduga dilakukan oleh Benny Uzer selaku Ketua DPD Partai Hanura Lampung.

Baca Juga:  Minim Transportasi Laut, Distribusi Bantuan Korban Tsunami Terhambat

Persoalan tersebut menjadi pemicu cuitan terdakwa Nazaruddin di grup whatsApp Partai, hingga cuitannya tersebut menjadi salah satu barang bukti yang dibawa oleh pihak Benny Uzer untuk melaporkan balik Nazaruddin atas dugaan pencemaran nama baik.

Lantaran ulahnya tersebut, sesuai dengan pasal yang dikenakan, terdakwa Nazaruddin terancam hukuman pidana penjara paling lama selama 4 tahun dan dengan denda paling maksimal sebesar Rp750 juta.(TN)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top