Iklan
Daerah

Jalan Provinsi di Kecamatan Pakuondan Ratu dan Karang Agung Rusak Berat

Jalan provinsi di Kampung Pakuon Ratu dan Karang Agung, Kecamatan Pakuan Ratu, Way Kanan/CH/Suluh

BLAMBANGAN UMPU – Warga mengeluhkan jalan provinsi di Kampung Pakuon Ratu dan Karang Agung, Kecamatan Pakuan Ratu, Way Kanan. Pasalnya, jalan tersebut sudah puluhan tahun rusak parah.

Kurniawan (48), warga Kampung Karang Agung, menyesalkan pemerintah yang terkesan tidak peduli.

“Saat ini kondisi jalan sangat memprihatinkan, keadaan jalan  rusak parah dan berlumpur ketika hujan turun,” ujarnya, Senin (28/1).

Masyarakat, kata dia, sangat berharap dan meminta agar ada perhatian dari pemerintah untuk memperbaiki jalan yang menjadi akses perekonomian mereka.

Kurniawan menjelaskan, jalan provinsi yang rusak parah itu sepanjang kurang lebih 20 kilometer yang menghubungkan dua kecamatan yaitu Kecamatan Pakuan Ratu dengan Kecamatan Bahuga sampai di Kampung Mesir Ilir.

Baca Juga:  Paslon Arinal Djunaidi - Chusnunia Chalim, Kembali Berulah

Namun titik terparah ada di jalan penghubung Kampung Karang Agung dan Pakuan Ratu sepanjang 4 kilometer.

“Terkait jalan itu, masyarakat sangat kecewa dan merasa terisolir, seolah tak ada perhatian dari pemerintah dalam hal akses jalan. Padahal Kampung Karang Agung merupakan Kampung tua Marga Bura Sakti dari Lima Marga yang ada di Kabupaten Way Kanan,” jelas Kurniawan.

Kepala Kampung Pakuanratu Gunawan membenarkan warganya dan masyarakat Pakuonratu umumnya sudah sangat mengeluhkan jalan provinsi itu. Karena selama ini masyarakat hanya mendapatkan janji janji saja untuk perbaikan jalan tersebut.

“Sejauh ini kami sudah berupaya untuk mengajukan proposal permohonan supaya jalan itu bisa di perbaiki oleh pihak Provinsi Lampung. Dan sudah melakukan koordinasi dengan pihak kecamatan maupun Pemda Way Kanan terkait jalan tersebut,” ujar Gunawan.

Baca Juga:  Diundang Acara ILC TVOne, Ike Edwin : Mengabdi Kepada Negara Tidak Ada Batas

Atas nama masyarakat, Gunawan berharap agar pemerintah ataupun pihak terkait dapat memperbaiki jalan itu di tahun 2019 ini, karena masyarakat sangat membutuhkan kan jalan tersebut sebagai akses perekonomian mereka.

“Kami berharap pemerintah dapat mendengarkan keluhan kami yang ada di pelosok ini, serta mau memperbaiki jalan yang sudah bertahun tahun rusak parah, karena kami cukup kesulitan ketika melintasi jalan tersebut terlebih jika turun hujan jalanan dipenuhi kubangan air dan lumpur,” ujarnya.(CH)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top