Daerah

Jalan Provinsi Buat Malu Warga Kota Menggala

Warga Kota Menggala, menanam pohon pisang dilubang yang berada persis ditangah jalan, lantaran sudah hampir setahun jalan tersebut tak kunjung diperbaiki oleh pemerintah/Suluh/MUR

MENGGALA – Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Pemkab Tulangbawang merespon cepat protes warga menggala terhadap Pemprov Lampung, terkait lambatnya melakukan perbaikan jalan di Kota Menggala.

Ramai-ramai warga Gunung Sakti, Menggala, menanam pohon pisang dilokasi jalan-jalan berlubang yang notabenenya merupakan jalan milik Pemprov Lampung.

Menurut Ismail, pihak warga sengaja menanam pohon pisang dilubang yang berada persis ditangah jalan, lantaran sudah hampir setahun jalan tersebut tak kunjung diperbaiki oleh pemerintah.

“Sengaja kami tanam pohon pisang agar pemerintah dapat segera memperbaiki jalan ini,karena sangat membahayakan keselamatan pengendara,bahkan bulan lalu pernah terjadi kecelakaan mirisnya korban meninggal dilokasi tepat di area simpang kuburan,itu disebabkan kondisi jalan-jalan yang rusak,” urai Ismail, Selasa (11/2).

Untuk itu, dirinya bersama warga berharap agar pihak pemerintah daerah maupun provinsi segera melakukan perbaikan-perbaikan pada seluruh jalan-jalan dipusat Kota Menggala.

Baca Juga:  Jenazah Pasien Covid-19 Dikebumikan di Sekincau

“Harus diperbaiki ini kan memalukan, masa ia Kota Menggala yang merupakan pusat ibu kota Tulangbawang tapi kondisi jalan kalah bagus dengan jalan-jalan di kampung,” cetusnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PUTR Tulangbawang Puncak Setiawan, mengatakan jika pihak PU telah menurunkan tim untuk melakukan tambal sulam pada seluruh titik rusak.

Menurut Puncak hal tersebut sebagai bentuk responsif harapan warga terhadap pemerintah agar melakukan perbaikan.

Selain itu Ia mengutarakan walaupun perbaikan hanya sementara ala kadar namun itu tetap dilakukan lantaran kondisi jalan sangat berbahaya bagi penguna jalan.

Karena menurut dirinya selain Pemkab Tulangbawang tidak sama sekali menganggarkan dana untuk perbaikan jalan utama di pusat perkotaan Menggala, Tulangbawang tersebut dalam tahun 2020.

“Sebab bagimana kami akan anggarkan karena jalan utama ini bukan punya atau milik Pemkab Tulangbawang akan tetapi milik Pemprov sehingga menjadi wewenang penuh pihak Pemerintah Provinsi Lampung,” katanya.

Akan tetapi ia menerangkan mengingat sampai saat ini pihak Provinsi Lampung tidak ada langkah atau tindakan untuk memperbaiki jalan yang mana bukan saja dalam kondisi rusak dan berlobang akan tetapi juga sudah memakan korban.

Baca Juga:  Kuota PPDB Jalur Prestasi Jadi 15%, Ombudsman Siap Kawal

“Maka dengan hanya mengandalkan anggaran pribadi dan tidak banyak alhasil kami hanya memperbaiki secara ala kadar saja yakni hanya mengunakan bahan semen dan pasir saja mengingat dana pribadi kami hanya cukup untuk membeli bahan itu saja,” terangnya.

Sementara saat di tanya mengenai apakah sejauh ini pihak Provinsi Lampung sudah berkoordinasi dengan pihaknya akan melakukan perbaikan terhadap jalan jalan utama di pusat perkotaan Menggala Tulangbawang melalui tahun anggaran 2020 ini, dirinya enggan memberikan komentar lebih banyak.

“Karena saya tidak tahu menahu yang saya tahu kondisi jalan utama ini sudah kami laporan kepada pihak Pemerintah Provinsi Lampung agar di tindak lanjuti, tetapi tindak lanjutnya sampai sekarang belum ada bahkan sepertinya juga di tahun ini tidak akan juga di perbaiki nantinya,” jelasnya.

Padahal Ia menjelaskan pada tahun 2016 lalu jalan tersebut sudah kembali milik dan menjadi hak Pemkab Tulangbawang akan tetapi tidak lama kemudian jalan utama tersebut kembali di tarik dan di ambil alih oleh Provinsi Lampung.

Baca Juga:  Satlantas Polres Way Kanan Survey Jalan Rusak di Jalinsum

“Sehingga kami tidak bisa berbuat apa apa akan tetapi sebagai pihak Pemerintah yang ada di Tulangbawang jalan ini tetap kami pantau dan perbaiki sesuai dengan kemampuan,” ujarnya.

Sementara staf Dinas PUPR Samsi saat berada dilokasi menjelaskan jika dirinya mendapat perintah untuk membantu para pekerja melaksanakan perbaikan jalan.

“Ia perbaikan tambal sulam,semua lubang yang ada dijalur dua ditambal mengunakan Semen/beton,kayaknya ini hanya sementara untuk menghindari kecelakaan,juga agar warga yang melalui jalan ini merasa aman dan nyaman,” pungkasnya.(MUR)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top