Bandar Lampung

Jaksa Telah Periksa 12 Orang dalam Kasus Sangkaan Korupsi Benih Jagung Rp140 M untuk Lampung

1 Tersangka Pulangkan Uang dalam Kasus Sangkaan Korupsi BPPRD Lamsel
1 Tersangka Pulangkan Uang dalam Kasus Sangkaan Korupsi BPPRD Lamsel

Gedung Kejati Lampung. Foto: Istimewa.

Suluh.co – Kejaksaan Tinggi [Kejati] Lampung membeberkan apa yang sudah dilakukan jajarannya sebagai penyidik dari bidang Pidana Khusus [Pidsus], terhadap penanganan proses penegakan hukum atas sangkaan korupsi pengadaan benih jagung untuk Lampung senilai Rp140 miliar.

Pengadaan benih jagung ini diketahui mengucur dari Kementerian Pertanian untuk Tahun Anggaran 2017. Pada pengadaan benih ini, insan adhyaksa mendapati 2 wilayah yang diduga melakukan tindak pidana korupsi: Provinsi Lampung dan Provinsi Nusa Tenggara Barat [NTB].

Khusus di Lampung –kasus yang diawali dari penyelidikan Kejaksaan Agung di 2 daerah tadi– Kepala Seksi Penerangan Hukum [Kasi Penkum] pada Kejati Lampung Andrie W Setiawan kepada Suluh.co, mengatakan, ”total pengadaan benih jagung untuk Lampung, kurang lebih Rp140 miliar. Kisaran nilai kerugian negara atau perhitungannya, masih menunggu hasil audit”.

Baca Juga:  Reza Pahlevi, Terpidana Kasus Korupsi Akhirnya Dijebloskan ke Penjara

Yang tak kalah penting, kasus ini sudah berada pada tahap penyidikan.

Dari informasi yang ia terima dari bidang Pidsus pada Kejati Lampung, Andrie W Setiawan menjelaskan, bahwa sudah ada total 12 orang saksi diperiksa.

“Sejauh ini total saksi yang sudah diperiksa, 12 orang. Plus [di dalamnya turut memeriksa] 1 ahli. Pengadaan benih jagung ini untuk Tahun Anggaran 2017,” timpalnya.

Selama ini, Kejati Lampung tercatat sudah mempublikasi kegiatan penyidikan kasus ini dari sisi jadwal pemeriksaan saksi-saksi.

Selasa kemarin, 19 Januari 2021, diketahui Kejati Lampung sudah memeriksa 2 orang.

Sebelumnya, Kejati Lampung juga sudah memeriksa 3 orang pada tanggal 20 dan 21 Oktober 2020. Tiga orang terperiksa itu adalah: Edi Yanto; Herlin Retnowati; dan Bartolomeus H Sinuhaji.

Baca Juga:  Jaksa Periksa 3 ASN BPPRD Lampung Selatan untuk Penyidikan Sangkaan Korupsi Rp2 M Pajak MBLB

Pada 11 November 2020, Kejati memeriksa 2 orang saksi, yakni Rully Mahawijaya dan Darma Gunawan.

Dari yang tercatat atas publikasi ini, Kejati Lampung sudah membeberkan agenda pemeriksaan kepada 7 orang dari total 12 orang.

Reporter: Ricardo Hutabarat

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top