Modus

Jaksa Diminta Hadirkan Auditor BPK RI pada Kasus Korupsi Randis Lamtim

Mobil dinas/Ilustrasi

Suluh.co – Sidang perkara tindak pidana korupsi pengadaan kendaraan dinas Bupati dan Wakil Bupati Lampung Timur Tahun Anggaran 2016, kembali digelar dengan agenda mendengarkan keterangan saksi.

Diakhir jalannya persidang ini, Ketua Majelis Hakim Efianto, menyampaikan hasil pertimbangan diskusi majelis hakim kepada jaksa penuntut umum.

“Meminta kepada jaksa agar dapat menghadirkan auditor dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia, untuk menjadi saksi dalam perkara tindak pidana korupsi ini,” kata Efianto, Hakim Ketua, Rabu (20/1).

Diketahui sebelumnya, terkait hasil perhitungan kerugian negara dalam perkara ini, selalu jadi permasalahan antara jaksa penuntut dan kuasa hukum dari ketiga terdakwa.

Sebab dalam perhitungannya, Kejaksaan Tinggi Lampung memakai hasil perhitungan dari akuntan publik, dan bukan memakai hasil audit dari BPK RI yang sebelumnya telah menyatakan tidak ada kerugian negara di pengadaan kendaraan dinas tersebut.

Baca Juga:  3 Terdakwa Korupsi RSUD Pesawaran Terancam 20 Tahun Penjara

Maka dari itu dalam gelaran sidang pekan kemarin, kuasa hukum terdakwa mengajukan permohonan kepada majelis hakim, untuk dapat menghadirkam tim audit BPK RI demi membuktikan kerugian negara yang diakibatkan oleh kliennya.

 

Reporter : Tinus Ristanto

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top