Politik

Jaga Netralitas, Kepolisian Larang Pasangan Arinal Nunik Kampanye di Aset Milik Polri

Pasangan cagub-cawagub Lampung, Arinal Djunaidi – Chusnunia Chalim (Nunik)/Ist

TULANGBAWANG – Jadwal kampanye pasangan calon Gubernur (cagub) Lampung Arinal Djunaidi – Chusnunia Chalim (Nunik), di lapangan Aspol samping Polsek Menggala Tulang Bawang, batal di helat.

Pasalnya, tersiar kabar bahwa pihak Polda Lampung melakukan pelarangan. Hal itu lantaran lapangan yang akan dipergunakan untuk kampanye tersebut milik Polri dan tidak diperkenankan dipakai dalam kepentingan politik.

Kapolsek Menggala AKP Nyoman Cenik, membenarkan jika ada surat perintah langsung dari Kapolda Lampung untuk tidak memberikan ijin dipakainya Lapangan Aspol untuk tempat kegiatan-kegiatan politik.

Dengan alasan, lanjut Nyoman, lapangan tersebut merupakan aset milik Polri, yang berasal dari hibah masyarakat untuk kepentingan Polri dan masyarakat.

Baca Juga:  Berkas Balonkada Petahana Ridho-Bachtiar di KPU Lampung Rampung

“Untuk menjaga netralitas, Pak Kapolda Lampung melarang keras aset polri dijadikan tempat kegiatan-kegiatan politik. Maka beliau tidak ingin hal tersebut memicu pandangan negatif masyarakat terhadap Polri. Apalagi Kapolda selalu mengingatkan agar kami seluruh anggota Polri netral dalam ajang pesta demokrasi,” terangnya, Senin (12/3).

Dikatakan Nyoman, jika dalam perintah pelarangan tersebut pihaknya tidak serta menggagalkan kegiatan kampanye pasangan Arinal-Nunik.

Sebab lanjut Nyoman, bukan kegiatan lampanye Arinal-Nunik yang dilarang namun tempat atau lapangan tersebut yang tidak boleh dipakai.

“Kampanye Arinal-Nunik tetap berjalan sesuai jadwal, dipindahkan tempat di rumah milik salah satu tim bernama Prengky, tepat di depan Polsek Menggala. Itu sudah disepakati tadi malam antara tim pemenangan, KPU, Panwaslu, dan Kapolres,” paparnya.

Baca Juga:  Bawaslu Lambar Tekan Pengawasan Pemilu Partisipatif

Sementara itu, Ketua Panwaslu Tulang Bawang, Rahmad, menjelaskan, jika jadwal lampanye pasangan Arinal-Nunik tetap berjalan sesuai jadwal.

“Kampanye tetap berjalan dipindahkan tempat, ke rumah salah satu tim, itu karena lapangan aspol dilarang dipakai, tidak ditemukan pelanggar dalam kampanye tersebut semuanya berjalan aman dan terkendali,” jelas Rahmad.(MR)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top