Pendidikan

Jadi Petugas Upacara, Guru SMK Maarif 1 Bener Tetap jadi Tauladan

Peringatan Hari Guru di SMK Maarif 1 Bener/MAS

PURWOREJO – Jika biasanya petugas upacara dilakukan oleh siswa, maka di SMK Maarif 1 Bener, guru yang menjadi petugas upacara.

Dalam upacara itu guru menjadi petugas komandan upacara, pengibar bendera, pembaca acara, dirijen, pembaca UU 1934, paduan suara hingga pembaca doa.

Kepala SMK Maarif 1 Bener, Agus Muzamil SHi, mengatakan, pihaknya sengaja menerjunkan seluruh tenaga kependidikan mulai dari guru, staf, dan karyawan untuk menjadi petugas upacara.

“Selain sebagai bentuk komitmen sebagai guru, juga bisa menjadi tauladan para anak didiknya,” kata Agus, saat ditemui media, usai upacara, Senin (25/11).

Menurutnya, Meski tampak tidak luwes seperti siswa, tapi pihaknya ingin memberikan contoh kepada siswa.

Baca Juga:  Jelang UNBK, SMPN 1 Tumijajar Beri Pemahaman ke Wali Murid

“Selain untuk memperingati hari guru, ini sekaligus untuk memberikan contoh nyata bahwa guru tidak hanya bisa memberi perintah tapi bisa menjadi petugas. Bukan hanya maidhoh tapi Uswatun hasanah,” ujarnya.

Pihaknya berharap ada kedekata  antara siswa dan guru yang sama sama memiliki tekat untuk mensukseskan pendidikan dan memajukan lembaga pendidikan sekokah.

“Mewujudkan kedekatan dengan siswa dan guru, ada rasa kebersamaan, dimana anak anak adalah guru penerus kami dimasa mendatang,” harapnya.

Upacara yang diikuti sekitar 680 siswa mulai kelas 1 sampai kelas 3 itu juga dilaksanakan pemberian beasiswa terhadap siswa berprestasi. Sedikitnya ada 16 siswa berprestasi non akademik yang mendapatkan beasiswa, diantaranya para peraih juara ditingkat nasional, propinsi dan kabupaten.

Baca Juga:  Lewat Webinar Legal Opini, UKM-F Mahkamah Dorong Mahasiswa Produktif di Masa Pandemi

“Tahun 2019 ini ada tiga jenis perlombaan yang berhasil diraih oleh siswa , diantaranya Kejurnas cabang arung jeram di Sungai Batang Merangin, Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi, pada Selasa (5/11) lalu dengan meraih 1 perak dan 2 perunggu untuk kelas youth women, juara 2 Pencak silat jogja championship pada oktober 2019 dan Fasi nasional, yaitu lomba Akuntasi dalam rangka milad UMM dengan hasil juara 3, pada 29 Agustus 2019 dan Lomba LKS bidang study pemasaran,” jelasnya.

Pemberian beasiswa itu, lanjutnya, dilakukan untuk memotivasi anak agar lebih berprestasi lagi kedepannya.

“Siswa yang mendapat Rangking 1,2, 3 juga dapat beasiswa, tapi tidak hanya yang akademik, yang non akademik juga dikasih beasiswa, agar siswa bisa lebih termotivasi lebih dalam meraih prestasi,” pungkasnya.(MAS)

Baca Juga:  Mahasiswa KKN Itera Sosialisasi Penanganan Stunting di Tanggamus
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top