Modus

Jadi Korban Salah Tangkap, Warga Lamteng Mengadu ke Bidpropam Polda Lampung

Tak terima menjadi korban salah tangkap sejumlah anggota Polres Lampung Tengah, seorang bos rongsok Kodri Saputra melapor ke Mapolda Lampung/Istimewa

BANDAR LAMPUNG – Tak terima menjadi korban salah tangkap sejumlah anggota Polres Lampung Tengah (Lamteng), seorang bos rongsok Kodri Saputra (35) melapor ke Mapolda Lampung, Jumat (28/2).

Warga Bandarjaya, Lampung Tengah ini  melaporkan peristiwa yang terjadi pada 13 Februari 2020 lalu, dimana sejumlah anggota Polres Lampung Tengah yang membackup Polres Tulangbawang mengusut kasus perkara perampokan beras.

Sesaat dirinya baru sampai dikediaman sekitar pukul 16.30 wib, belasan orang bersenjata yang mengaku dari Polres Lampung Tengah datang dan hendak membawanya, Kodri yang merasa tidak bersalah melakukan perlawanan.

Baca Juga:  Tersangka Pembobol Rumah Kosong Ditangkap Polisi

“Saya membela kenapa ditangkap, istri saya juga menanyakan, tapi tetap sejumlah anggota terus mendesak untuk menangkap saya. Akhirnya saya dibawa ke Polres dengan tangan diborgol,” katanya.

Ketika berada di Mapolres, petugas menghadirkan beberapa pelaku guna mencocokan Kodri terkait kasus perampokan di Tulangbawang beberapa waktu lalu.

“Ada dua pelaku yang dihadirkan, semuanya mengatakan saya bukan komplotan mereka, akhirnya selama tiga jam diperiksa borgol saya dilepas dan saya baru diperbolehkan pulang,”terang Kodri.

Namun, lantaran peristiwa tersebut telah membuat nama baiknya rusak dilingkungannya serta tidak adanya iktikad baik dari para anggota untuk meminta maaf ke kediamannya serta menjelaskan kelingkungannya bahwa dirinya bukan pelaku kejahatan.

Baca Juga:  Penembakan Ketua KPPS di Lampung Timur Murni Pencurian

Akhirnya didampingi keluarga, Kodri melaporkan peristiwa tersebut ke Bidpropam Polda Lampung.

“Saya melaporkan tindakan sejumlah anggota Polres Lampung Tengah ke propam, karena saya jadi korban salah tangkap, nama  panggilan Ikod dan suku Lampung, dikira mereka saya pelaku perampokan beras,” ujar  Kodri di Mapolda Lampung.

Sementara, Kabid Propam Polda Lampung Kombespol Joas Feriko mengatakan, akan segera menindaklanjuti hal tersebut setelah proses laporan selesai.

“Kita proses nanti pas laporan dah masuk,” katanya.(FS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top