Modus

Izin Pulau Tegal Mas Makin Disorot KPK

Ketua Tim Koordinator dan Supervisi Bidang Pencegahan (Korsupgah) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI Wilayah III, Dian Patria/TS/Suluh

BANDAR LAMPUNG – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui Kordinator Supervisi Pencegahan (Korsupgah) Wilayah III mengaku lebih memusatkan perhatiannya kepada pengelolaan wisata bahari di Pulau Tegal Mas, Kabupaten Pesawaran, Lampung, dibanding pengelolaan pulau lain di daerah setempat.

Sebelumnya, KPK mencatat ada beberapa pulau di Kabupaten Pesawaran yang diduga telah melakukan pelanggaran. Termasuk di dalamnya ada Pulau Lelangga Lunik yang dikuasai oleh Arthalita Suryani alias Ayin.

Korsupgah Wilayah III berencana memanggil tiga kementerian dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang Badan Pertanahan Nasional (KemenATR/BPN), Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) serta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) pada September mendatang, khusus untuk membahas perizinan pengelolaan wisata bahari di Pulau Tegal Mas.

Baca Juga:  LBH : Pengadaan Tanah untuk Kepentingan Umum Harus Sesuai Aturan dan Berkeadilan

“Satu per satu dulu lah. Kita fokus di Tegal Mas itu dulu,” ujar Kasatgas Korsupgah Wilayah III, Dian Patria di Hotel Horison Bandar Lampung, Rabu (28/8).

Pemfokusan itu kata Dian, bukan tidak berdasar. Di Pulau Tegal Mas, tiga kementerian tadi sudah melakukan penyelidikan serta penyidikan.

“Kan sejauh ini, di sana yang sudah masuk pada tahap proses hukum. Sudah penyelidikan dan penyidikan. Jadi nanti, September itu khusus untuk membahas Tegal Mas dulu,” kata Dian.

Dian menolak jika kinerja KPK dikategorikan sebagai upaya mengabaikan 21 pulau lain yang diduga melanggar aturan. Menurutnya, KPK tidak dalam konteks tebang pilih terhadap apapun persoalan yang sedang terjadi pada pelanggaran izin pengelolaan pulau khususnya di Pesawaran dan secara umum di Lampung.

Baca Juga:  Gelapkan Rp1 Miliar Dengan Modus MLM Masdiyana Dibui 3 Tahun

“Oh bukan tebang pilih. Kita bekerja tetap dalam konteks untuk menyelesaikan seluruh. Tapi secara bertahap,” tegasnya.(KTS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top