Bandar Lampung

Itera Bersama Peneliti Internasional Bahas Teknologi dan Infrastruktur Ramah Lingkungan

Seminar internasional di Itera/JO/Suluh

LAMPUNG SELATAN – Institut Teknologi Sumatera atau Itera, bersama para peneliti internasional merumuskan teknologi dan infrastruktur ramah lingkungan, Jumat (25/10).

Seminar internasional yang diikuti peneliti dari Jepang, Taiwan, Selandia Baru, Malaysia dan Swiss, berupaya mewujudkan tujuan pembangunan berkelanjutan yang diarahkan oleh Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB).

Seminar juga diisi dengan kegiatan pameran teknologi yang berlangsung selama dua hari sejak 25 hingga 26 Oktober, besok.

Simposium internasional ini juga diikuti Auckland University Of Technology Selandia Baru, University Of Basel Swiss, Ehime University Jepang. Kemudian Universitas Sains Malaysia, National Taiwan University Of Science and Technology dan Universitas Malaysia Perlis.

Baca Juga:  Isi Studium Generale di Itera Mbah Rono Minta Mahasiswa Tangguh Bencana

Agenda simposium tahunan ini memaparkan manajemen kebencanaan dan infrastruktur berkelanjutan sains dan teknologi kelautan, hingga transportasi dan teknik perkeretaapian di masa depan.

“Penelitian merupakan salah satu tridharma perguruan tinggi di samping pendidikan dan pengabdian masyarakat,” ujar Rektor Itera, Profesor Ofyar Zainuddin Tamin.

Itera juga mengundang peneliti internasional untuk merumuskan solusi mengatasi berbagai permasalahan di Sumatera.

Dari 17 poin yang tercantum dalam arahan PBB, beberapa di antaranya memiliki kesesuaian dengan tujuan pembangunan berkelanjutan di Indonesia yakni produksi dan konsumsi yang bertanggung jawab, infrastruktur industri dan inovasi.

Kemudian kemitraan untuk mencapai tujuan, energi bersih dan terjangkau, serta kesetaraan gender.(JO)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top