Modus

Istri Bunuh Suami Direkonstruksi Tersangka Terancam Hukuman Mati

Kediaman Andi Saputra, korban penusukan di Sukarame/Net

BANDAR LAMPUNG – Kepolisian Sektor Sukarame, menggelar rekontruksi pembunuhan Andi Saputra, yang dilakukan istri bersama selingkuhannya pada bulan Desember 2018 lalu. Dari rekontruksi tersebut sebanyak 25 adegan diperagakan kedua tersangka saat menghabisi korban.

Dua tersangka pembunuhan Andi Saputra warga Jalan Ir Sutami, Gang Sejola, Way Gubak, Bandar Lampung ini satu persatu menjalani rekontruksi di Mapolsek Sukarame.

Dalam rekonstruksi kali ini, turut di hadiri jaksa dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Bandar Lampung. Kedua tersangka menjalani 25 reka adegan saat melakukan perbuatannya tersebut.

Dalam reka adegan, Rina yang merupakan istri korban, dihubungi oleh tersangka Mimin alias Meo, selingkuhan tersangka Rina untuk merencanakan aksinya terhadap suami yang telah menikahinya selama 4 tahun tersebut.

Baca Juga:  Kader Nasdem Meradang di PAW

Tersangka Meo yang sudah mendapatkan sinyal bahwa korban sudah berada di di rumah, menyelinap melalui dapur dan langsung ke kamar korban. Melihat korban tidur tersangka Meo membekap korban menggunakan bantal.

Namun saat korban melawan, tersangka langsung menusukan pisau yang sudah di persiapkannya. Sementara, tersangka Rina hanya melihat sambil menggendong anaknya saat suaminya dihabisi oleh tersangka Meo.

Dari pengakuan Rina, ia melakukan hal tersebut karena dendam dengan korban yang sering bermain perempuan. Sementara dirinya menolak dikatakan merencanakan perbuatannya tersebut.

Kanit Reskrim Polsek Sukarame, Ipda Bustami Dendi, mengatakan rekontruksi ini dilakukan sesuai pentunjuk jaksa dari Kejari Bandar Lampung.

“Ini untuk melengkapi berkas pemeriksaan kedua tersangka, dalam rekontruksi ini sebanyak 25 adegan di lakukan kedua tersangka untuk menghabisi korban,” kata Ipda Bustami, Senin (18/2).

Baca Juga:  Melaju Dengan Kecepatan Tinggi, Mobil Randis Milik Camat Metro Timur Ini Alami Kecelakaan Tunggal

Dalam dakwaannya, kedua tersangka di jerat dengan pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana subsider 338 KUHP dengan ancaman maksimal hukuman mati.(TS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top