Bandar Lampung

Investasi Lampung Bangkit Dibawah Kepemimpinan Ridho Dan Bachtiar

M Ridho Ficardo dan Bachtiar Basri, menjadi icon kebangkitan investasi di Provinsi Lampung/Ist

LAMPUNG – Provinsi Lampung ternyata mampu berkiprah. Dibawah tangan dingin Muhammad Ridho Ficardo, Lampung mencoba menjual potensi di Singapura, dalam acara Asia Competitiveness Institute (ACI) Tahun 2017 di Hotel Grand Copthorne Waterfront Hotel, Singapura, Jumat (24/11/2017) lalu.

Yang mengejutkan, Lampung juga tampil seperti halnya Provinsi besar Jawa Timur yang berpenduduk lebih dari 39 juta jiwa.

Upaya Ridho memaparkan potensi Lampung di kancah internasional bukan kali ini saja. Di awal pemerintahannya, Ridho pernah memaparkan potensi Lampung di Dubai, di depan para investor dunia atau biasa disebut Annual Investment Meeting (AIM), di Dubai, Uni Emirat Arab.

Di Singapura, Ridho kembali memaparkan potensi Lampung.
Sebetulnya, keistimewaan pemaparan Ridho dalam acara yang juga dihadiri para pengusaha dan akademisi Singapura serta sebagian pengusaha Indonesia ada pada sisi keistimewaan Lampung yang dinilai mampu meningkatkan daya saing. Lampung yang merupakan provinsi yang terus tumbuh, makin melejit setelah di era kepemimpinan Ridho.

Baca Juga:  Ketua DPW Nasdem Lampung Kunjungi Natar Expo 2018

ACI sendiri mencatat daya saing Lampung dari urutan 25 (tahun 2014) menjadi urutan 14 (di awal 2017) dan di akhir tahun 2017, Lampung bahkan mampu mencapai posisi ke-11 daya saing nasional.

Hal menarik lain, yang membuat Ridho tampil dalam acara bergengsi ini adalah spirit investasi. Lampung sebetulnya bukan lawannya Jawa Timur yang tingkat investasi Singapura sudah banyak. Jawa Timur memiliki proyek investasi Singapura 34 buah dan berkontribusi terhadap 55,81% dari total investasi asing di Jatim sebesar Rp.39,4 trilyun.

Semakin meningkatnya investasi di Jawa Timur, tidak terlepas dari suasana aman dan nyaman di provinsi ini.
Lampung justru menawarkan awal yang baik. Strategi investasi yang ada di Jawa Timur, diterapkan juga di Lampung.

Baca Juga:  Bachtiar Basri Jadi Idola, Warga Kelumbayan Barat Doakan Kemenangan

Seperti pelaksanaan reformasi birokrasi, peningkatan SDM di bidang pendidikan, serta pembiayaan murah bagi UMKM, merupakan strategi yang dilaksanakan Pemprov Jawa Timur yang juga diterapkan Lampung.

Dengan strategi itu, perekonomian Jatim tumbuh selalu diatas rata-rata nasional. Misalnya, pada tahun 2016 lalu, pertumbuhan ekonomi Jawa Timur tercatat sebesar 5,5%, sedangkan pada semester III tahun 2017 sebesar 5,21%, sementara nasional sebesar pada 5,02% pada tahun 2016 dan 5,01% pada semester ketiga tahun ini.

Lampung punya potensi kuat untuk terus maju. Seperti pada potensi wisata. Ridho telah membaca potensi wisata Lampung yang diminati Singapura. Provinsi Lampung mempunyai nilai jual sebagai daerah tujuan wisata dan investasi.

Berdasarkan data yang diperoleh dari managemen Bandara Changi Singapura, tercatat jumlah penumpang dari Pulau Sumatera tiga perempatnya berasal dari Lampung.

Baca Juga:  Pemprov Lampung Gandeng Semen Conch Tingkatkan Daya Saing Pekerja Konstruksi

Hal ini sebuah fakta bahwa Lampung merupakan daerah yang marketable bagi masyarakat Singapura untuk berwisata dan berinvestasi.

Ini bahkan diungkapkan Ridho Februari 2017 lalu. Itulah sebabnya sangat tepat apabila Ridho terus membangun komunikasi dengan Singapura, mengingat negera tersebut merupakan barometer pertumbuhan ekonomi di kawasan Asia Tenggara.(*)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top