Modus

Insentif Marbot, Giliran Pamong Bayasjaya Diperiksa Jaksa

Insentif marbot/Ilustrasi

Suluh.co  – Jajaran Kejaksaan Negeri Pesawaran terus mengusut sangkaan penyimpangan anggaran terkait insentif marbot di Desa Bayasjaya, Kecamatan Waykhilau.

Kali ini, Rabu 13 Oktober 2021, giliran sejumlah aparat di desa tersebut yang memenuhi panggilan untuk memberikan keterangan seputar penggunaan Dana Desa dan Anggaran Dana Desa pada tahun 2020 tersebut

Setelah sebelumnya terdapat warga, marbot, dan pengurus makam, yang memenuhi panggilan serupa.

Irham, Ketua BPD Bayasjaya, mengatakan, bahwa dirinya bersama sejumlah aparat Desa Bayas Jaya memenuhi undangan pihak kejaksaan terkait realisasi pengunaan dana desa dan angaran dana Desa Bayas Jaya.

Selain itu, perihal sejumlah kegiatan yang berhubungan dengan pengunaan dana desa dan ADD Desa Bayas Jaya tahun 2020.

Baca Juga:  4 Pelaku Pemakai dan Pengedar Narkoba Dibekuk Polres Pesawaran

“Ini tidak lanjut dari permasalahan dugaan penyimpangan DD dan ADD tahun 2020 Desa Bayas Jaya. Karena sebelumnya, sejumlah marbot  dan penjaga makam telah dimintai keterangan terkait dugaan penyimpangan dana insetif yang di duga disimpangkan oleh oknum kepala desa bayas jaya,” ternag Irham, kemarin.

 

Reporter : Deni Wahyu

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top