Nasional

Ini Tips Ahli Pangan Biar Tak Tertular Cacing Ikan Laut

Ist

JAKARTA – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) kembali mengumumkan perkembangan temuan dari isu ikan makarel mengandung parasit cacing. Akan tetapi, BPOM menegaskan, karena temuan cacing sudah dalam kondisi mati maka risiko kesehatannya tidaklah berbahaya.
Hal ini berdasarkan sampling dan pengujian terhadap 541 sampel ikan dalam kemasan kaleng yang terdiri dari 66 merek.

Hampir semua daging bisa punya potensi terpapar parasit cacing, seperti misalnya daging qurban atau ikan. Karenanya, ada sejumlah hal yang harus diperhatikan ketika akan mengonsumsi makan tersebut.

Ahli pangan dari Universitas Sahid Jakarta, Prof dr Hardinsyah, MS, memaparkan bahwa parasit-parasit cacing yang ditemukan di ikan biasanya berasal dari organ pencernaannya ikan.

Baca Juga:  Semua Harga Mobil Daihatsu Naik

“Di organ pencernaannya, kan ikan juga punya perut ya. Jadi diperutkan dibersihin yang bersih, cacingnya ada di perut bukan di dagingnya,” kata Prof Hardin yang merupakan Ketua Umum PERGIZI PANGAN Indonesia.

Lulusan dari Universitas Queensland ini menegaskan untuk selalu membersihkan ikan sampai benar-benar bersih, pastikan juga ketika memasak harus dengan suhu dan waktu yang tepat agar cacing yang ada juga bisa mati.

“Dibersihkan perutnya (ikan) yang baik. Harus higienis, tampak bersih, dan tidak menjijikan. Kemudian pastikan tidak ada benda-benda asing yang terdapat di dalam potongan ikan-ikan tersebut,” tutupnya.

Dikutip dari Center of Disease Control and Prevention (CDC), infeksi cacing parasit Anisakis Sp dari makanan laut bisa dihindari dengan cara pemanasan yang cukup. Disarankan, makanan laut dimasak dengan suhu minimal 63 derajat Celcius.(DET)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top