Modus

Ibu & Anak Disidang Gegara Air Sumur

Sidang penganiayaan yang dilakukan ibu dan anak di gelar PN Tanjungkarang/Suluh/TIN

BANDAR LAMPUNG – Seorang ibu beserta anaknya disidangkan dan didakwa telah melakukan tindak pidana penganiayaan terhadap tetangganya sendiri.

Diketahui perkara ini dipicu hanya lantaran  masalah air sumur.

RI dan S, ibu dan anak kandung warga Waykandis, Kecamatan Tanjung Senang,  Bandarlampung itu didudukan bersama di hadapan majelis hakim Pengadilan Negeri Tanjung Karang untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya yang dilakukan terhadap tetangganya hingga mengalami luka – luka, Kamis (20/2).

Dalam sidang kali ini, oleh jaksa kedua wanita ini didakwa telah melanggar pasal 170 ayat 1 dan 2 ke -1 KUHP yang mengatur tentang tindak pidana penganiayaan secara bersama-sama.

Baca Juga:  4 Perusak Bukit Rindingan Dituntut 3 Tahun

Perkara ini diketahui bermula hanya lantaran masalah air sumur pada Oktober 2019 lalu. Dimana saat terdakwa S kepergok sedang mangambil air di sumur milik korban SW tanpa seizin pemiliknya tersebut.

Melihat hal tersebut, seketika itu korban pun menegur terdakwa S  untuk meminta izin terlebih dahulu jika ingin mengambil air dari sumur miliknya tersebut.

Tak terima ditegur oleh korban, terdakwa S pun bergegas pulang dan bercerita kepada anak perempuannya SI  dan keduanya pun langsung menyatroni SW ke kediamannya yang tak jauh dari rumah para terdakwa.

Melihat korban sedang berbaring di ruang tamu rumahnya, tanpa kompromi lagi ibu dan anak ini langsung melayangkan bogem mentah ke arah wajah dan tubuh korban hingga korban mengalami luka-luka.

Baca Juga:  Selain Pengusaha, Bupati Mesuji Khamami Ikut Diamankan KPK

Sesuai dengan pasal yang dibacakan oleh jaksa, atas perbuatan ibu dan anak itu terancam menjalani hukuman pidana penjara paling lama selama 5 tahun.(TIN)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top