Modus

Hutang Piutang, 2 Warga Bumi Ratu Nuban Diracun Tikus

Penemuan jenazah di dalam lumpur di dekat aliran sungai yang berada di Desa Bumi Rahayu, Bumi Ratu Nuban, Lampung Tengah/Net

LAMPUNG TENGAH – Anggota Polres Lampung Tengah, di bantu warga berhasil menemukan satu lagi korban pembunuhan dengan cara diracun.

Korban atas Sukino (35 tahun) ditemukan di dalam lumpur di dekat aliran sungai yang berada di Desa Bumi Rahayu, Bumi Ratu Nuban, Lampung Tengah.

Setelah sebelumnya satu korban atas nama Nur Sodik ditemukan anggota Polres Lampung Tengah bersama warga.

Kedua korban pembunuhan dari pelaku atas nama Mul (41 tahun) ini diketahui telah menghilang selama 3 hari.

Atas dasar kecurigaan tersebut, warga akhirnya melaporkan tentang hilangnya dua orang yang berprofesi sebagai makelar sapi.

Baca Juga:  Ada Kain Kasa di Dinding Rahim, RS Asy Syfa Medika : Kalau Terbukti ada Pencabutan Izin  

Dari menghilangnya dua korban tersebut, diketahui bahwa keduanya telah menjadi korban pembunuhan yang diduga telah direncnakan oleh pelaku Mul yang kini menjadi buron.

Ditemukannya jenazah Sukino menurut, Priyanto, sepupu korban, setelah banyaknya warga yang membantu pencarian tersebut.

Terkait perihal masalah utama penyebab dibunuhnya Sukino dan Nur Sodik, dirinya masih belum mengetahui secara jelas.

“Kuat dugaan karena masalah hutang piutang soal jual beli sapi,” kata Priyanto, Senin (4/11).

Sementara, menurut Kasat Reskrim Polres Lampung Tengah, AKP Wira Yuda Negara, mengatakan, pelaku atas Mul masih terus diburu tim gabungan dari Polda Lampung dan Polres Lampung Tengah.

“Dari hasil pemeriksaan anak dan istri pelaku, kuat dugaan Mul telah merencanakan pembunuhan sadis ini karena barang bukti berupa racun tikus, pipa dan tali telah dipersiapkan olehnya,” jelas AKP Wira Yuda.

Baca Juga:  Komplotan Spesialis Pembobol Minimarket Diringkus

Kini kedua jasad korban telah berada di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung, untuk dilakukan outopsi.(TS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top