Iklan
Wisata

HUT Trans AD II, Hanura Fashion Carnival Kembali Digelar Esok

Hanura Fashion Carnival/Flayer

PESAWARAN – Dalam rangka memeriahkan HUT Desa Trans-AD II Hanura yang ke-53, Pemerintah Desa Hanura dan Karang Taruna menyelenggarakan event spesial dan unik “Hanura Fashion Carnival” setelah pada tahun sebelumnya acara ini sukses dan mampu menghibur warga desa.

Kembali, Hanura Fashion Carnival akan mewarnai desa yang dibentuk pada tanggal 17 September 2019 melalui proyek Transmigrasi Angkatan Darat pada tahun 1966.

Alan yang bertugas sebagai ketua pelaksana event HFC 2019 juga menyampaikan, acara ini dibuka untuk umum, peserta yang ikut bisa dari Desa Hanura sendiri atau dari luar desa.

Untuk pendafataran peserta bisa mendaftarkan dirinya atau kelompoknya melalui ia langsung atau dapat menghubungi nomor whatsapp 082183821977 (Mas Sugab) atau 085783228212 (Alan).

Baca Juga:  Gernas Baku Tekankan Minat Baca Untuk Anak Usia Dini

Rencananya acara ini akan dilaksanakan tepat pada HUT Trans-AD II yang ke-53 tahun yakni 17 September 2019 pukul 10.00 WIB, serta akan megadakan 4 cabang perlombaan yang bisa diikuti kelompok maupun perorangan.

Empat cabang yang akan di perlombakan diantaranya adalah lomba pakaian pengantin nusantara, lomba pakaian carnival fantasi, lomba sepeda hias dan lomba pawai budaya.

“Kami berharap kegiatan yang pernah sukses ditahun sebelumnya ini dapat bersaing dengan event-event besar lainnya dan dapat menjadikan Desa Hanura menjadi salah satu desa wisata yang berprestasi di Pesawaran,” papar Alan, Senin (16/9).

Sementara itu, Fajar Yusuf Dirgantara, Head Of Marketing ACT Lampung, merasa senang diperkenankan berkontribusi memeriahkan kegiatan tersebut. Rencananya relawan akan membuka booth untuk konsultasi kemanusiaan.

Baca Juga:  Antusiasme Masyarakat, Warnai Semarak Karnaval Budaya Bumi Sekala Bekhak

Selain itu dengan berbagai kejadian kemanusiaan baik didalam dan luar negeri, relawan juga akan mengajak masyarakat lebih peduli lagi.

“Saat ini kabut asap beracun dari terbakarnya hutan dirasakan saudara kita di Sumatra dan Kalimantan untuk itu diharapkan kepedulianya, open booth ini bentuk edukasi kerelawanan dan kedermawanan,” pungkasnya.(LS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top