Olahraga

HUT Radar Purworejo, 24 Tim Bersaing dalam Turnamen Free Fire

Dare To Be Hero dalam rangka HUT ke-1 Radar Purworejo/MAS

Suluh.co –  Turnamen Free Fire dengan teman Dare To Be Hero dalam rangka HUT ke-1 Radar Purworejo di Kedai Miss Rempah Sibak, RT 01 RW 09, Kelurahan Pangenjurutengah, Purworejo, pada Minggu (21/11), diikuti 24 tim atau 96  orang gamers.

Ketua panitia, Zainal Ma’ruf mengatakan, Free Fire salah satu Divisi Esport yang memiliki peminat cukup banyak. Kompetisi yang digelar secara offline kali ini menjadi salah satu kegiatan rutin dalam rangka pembinaan atlet.

“Sebagai cabang olahraga (cabor) yang boleh dikatakan baru di KONI Kabupaten Purworejo, masing-masing divisi terus melakukan sosialisasi, salah satunya seperti kegiatan kali ini,” ucapnya.

Dijelaskan, turnamen kali ini mengangkat tema Dare To Be Hero, sejak awal pendaftaran animo pesertanya sangat banyak, bahkan panitia terpaksa harus close pendaftaran untuk menyesuaikan kapasitas tempat untuk menjaga Prokes dalam pelaksanaannya.

Baca Juga:  Sekda Beri Tanggapan, Rumor Agus Bastian Terpapar Covid-19 Berkembang

“Turnamen kali ini diikuti 24 tim, setiap tim terdiri dari empat orang. Meskipun digelar secara lokal di Kabupaten Purworejo, namun yang ikut tidak hanya tim dari Kabupaten Purworejo, sebagian juga datang luar daerah diantaranya dari Jogja dan Kebumen,” jelasnya.

Ditambahkan, teknis pertandingan klasifikasi dibagi menjadi dua Pot, rinciannya Pot A sebanyak 12 tim diambil 6 tim langsung final dan Pot B sebanyak 12 tim diambil 6 tim langsung final. Jadi final diikuti 12 tim dan diambil 3 tim untuk menjadi juara.

“Turnamen kali ini dimenangkan Tim Klowor Xschl dari Kebumen dengan total point 76. Juara II diraih Nod Klowor TTL juga dari Kebumen dengan total point 61 dan Juara III diraih tim Hoa Hoe dengan total point 55,” ungkapnya.

Aris Himawan dari KONI Kabupaten Purworejo mengungkapkan, pihaknya mendukung penuh kegiatan yang telah dilaksanakan dengan baik dan lancar. Besar harapan kegiatan ini bisa teragenda secara rutin untuk mencari bibit-bibit atlet Esport yang bisa bicara di tingkat regional, nasional bahkan internasional.

Baca Juga:  KONI Dorong Sepak Bola Lambar Masuk 4 Besar di Porprov IX

“Saya rasa bagus, kami mengapresiasi kegiatan ini. Semangat panitia dan peserta menjadi tanda yang baik bahwa Esport menjadi olahraga yang mulai banyak dikenal, semakin banyak peserta tentu semakin mudah untuk melakukan penjaringan atlet,” ungkapnya.

Ketua Pengurus Besar Esport Indonesia (PBESI) Kabupaten Purworejo, Nanang Agus Gutomo menambahkan, Free Fire merupakan salah satu divisi dalam Cabor Esport. Pihaknya mengapresiasi setiap kegiatan di masing-masing divisi.

“Kegiatan kali ini juga berjalan sangat baik, bertanding sportif, mampu menerapkan protokol kesehatan secara baik. Dalam setiap turnamen kami juga terus memahamkan mereka sebagai atlet bukan gamer. Sehingga kedepan bisa menjadi atlet yang profesional salah satunya bisa menghindari toxic,” ucapnya.

Hendri Utomo mewakili Direksi Radar Purworejo Jawa Pos Group mengucapkan terimakasih kepada semua peserta khususnya panitia yang telah berupaya keras hingga kegiatan terlaksana dengan baik dan lancar.

Baca Juga:  Tanyakan Soal Transparansi Dana Desa, Seorang Warga Ditendang Kadus

“Di usia satu tahun Radar Purworejo, kami mencoba untuk terus berbenah dan mencoba masuk di semua lini dan kalangan. Seperti diketahui, Esport cukup didominasi kaum milenial, tentu saja kami ingin menjadi media yang ramah kepada semua kalangan tanpa batasan umur dan strata sosial,” ungkapnya.

 

Reporter : Mahestya Andi

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top