Modus

Hobi Membuat Senjata Api Rakitan dari Youtube, Ahmadi Diamankan Polisi

Senjata api rakitan/Ilustrasi

BANDAR LAMPUNG – Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Lampung, meringkus seorang pelaku pembuat senjata api rakitan di kediamannya di daerah Kota Metro, Sabtu (29/6) pagi kemarin. Terungkapnya perkara ini, berkat penyelidikan petugas melakukan penyamaran atau undercover kepada pelaku.

Ahmadi, tidak bisa mengelak lagi saat digiring ke kantor Ditreskrimum Polda Lampung, karena keterlibatan pembuatan senjata api rakitan. Ia ditangkap saat akan mengambil paketan senjata api rakitan di Poll Damri Kota Metro, Jalan A. Yani, Kelurahan Limopuro, Kecamatan Metro Pusat.

Tidak puas begitu saja, petugas langsung menuju kediaman rumah pelaku, alhasil polisi mengamankan sejumlah alat pembuat senjata api rakitan berikut senpi dan amunisi.

Baca Juga:  Gubernur Ridho Hibahkan 23,7 Hektare Lahan untuk Polda Lampung

Direktorat Kriminal Umum Polda Lampung, Kombes Pol Barly Ramadhany, mengungkapkan, terungkap perkara ini berkat adanya laporan masyarakat dan dilakukan penyelidikan oleh petugas.

“Dari hasil pemeriksaan sementara pelaku membuat senjata api rakitan belajar dari youtube. Untuk pemasaran sendiri tergantung pesanan konsumen dan dikirim melalui paket,” ungkap Barly.

Setiap senpi yang dibuatnya dijual seharga Rp7 juta, belum termasuk amunisi. Untuk satu kotak amunisi dihargai Rp900 ribu.

“Untuk amunisi sendiri diakui pelaku didapat dari seorang warga sipil, yang sudah diketahui identitasnya. Kini masih dalam pencarian petugas,” tambah dia.

Hingga kini, polisi masih melakukan pendalaman dalam penemuan home industri senpi tersebut.

Bersama pelaku, polisi mengamankan  dua pucuk senjata api rakitan warna hitam bergagang kayu coklat dan hitam jenis revolver. Dua pucuk senjata angin air sofgun cal, dua pucuk senapan angin laras panjang, satu buah kotak mesin grindra warna hitam.

Baca Juga:  100 Personel Polda Lampung Diberangkatkan ke Sulawesi Tengah

Lalu, satu buah silinder senjata revolver berupa satu buah pelatuk, lempengan per gepeng 80 butir amunisi aktif colt 38, 10 butir amunisi aktif 9 milimeter, 10 buah mata gerindra, 6 buah mata bor kecil dan besar serta satu lembar pengiriman warna kuning dari post Metro Lampung ke Jakarta Selatan.(TS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top