Politik

Hipni Dicecar Pertanyaan dalam Dialog Interaktif

Bakal calon Bupati Lampung Selatan, Hipni/Istimewa

KALIANDA – Bakal calon Bupati Lampung Selatan, Hipni, hadir dalam acara dialog interaktif sosial media Grup Facebook “Info Tanjung Bintang Lam-Sel” YouTube channel melalui siaran langsung FB di Caffe Nays Corner Desa Jatibaru, Kecamatan Tanjung Bintang, Senin (20/7) malam.

Acara yang dipandu dua admin grup Wahyu Blengor Blengor dan Tedy Tebe Komp itu mencecar sejumlah pertanyaan ringan hingga komitmen Hipni untuk maju dalam kontestasi pilkada Lampung Selatan 2020.

“Jadi untuk pasangan sudah fix dengan mbak Melin, kenapa bang (Hipni) memilih mbak Melin? Kenapa pasangannya memilih perempuan, apa kelebihannya. Kemudian,mengapa kita mengangkat jargon ” Mari Bangkit” Apa alasannya,” tanya duo admin saling menimpali.

Baca Juga:  Lampung Darurat Politik Uang Jadi Acuan Mahkamah Konstitusi

Dengan lugas Hipni mengungkapkan perimbangan jumlah populasi pria dan wanita, bahkan cenderung lebih banyak wanita dibanding pria di Kabupaten Lampung Selatan, sebagai simbol untuk mewakili kaum ibu-ibu.

“Insya Allah, 2021 di Lampung Selatan ada wakil bupati wanita pertama. Selain itu, program kerja kita kedepan memang menekankan peran dan pemberdayaan perempuan. Dengan saya memiliki wakil perempuan, dengan begitu akan lebih memahami perempuan,” jawab Hipni.

Dalam kesempatan itu, Hipni juga mengungkapkan jargon ‘Mari Bangkit’ sebagai gerakan atau ajakan, mengingat Lampung Selatan berdiri pada tahun 1951 sebagai salah satu kabupaten tertua di Lampung, bahkan telah memekarkan sejumlah kabupaten daerah otonomi baru. Namun, terus Hipni, Kabupaten Lampung Selatan malah meraih predikat kabupaten termiskin nomor 7.

Baca Juga:  Didukung¬†Warga Palas, Hipni Sandingkan Teknologi untuk Kemajuan Masyarakat

“Kalau bicara potensi, Lampung Selatan adalah gudangnya. Disini (Lamsel) kita punya bandara, pelabuhan penyeberangan dan ruas tol terpanjang. Komitmen saya adalah, memberangus budaya setoran fee proyek, membangun industri ekonomi pertanian, peningkatan UMKM, dan tentu pendidikan dan kesehatan,” tegas Hipni.

Tayangan dengan durasi 55 menit diakhiri dengan sejumlah quisioner doorprize untuk peserta anggota grup yang berjumlah kurang lebih 6.988 orang. Dari pantauan, acara ini disambut animo tinggi masyarakat dengan sekitar 158 pertanyaan di kolom komentar, 251 tanggapan, 38 dibagikan dan 2.405 penonton.(EDI/RLS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top