Iklan
Politik

Hasto Kristiyanto Paparkan Perjalanan Politik Jokowi

Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo – Ma’ruf Amin, menggelar Training Of Trainers (ToT) bersama seluruh partai koalisi dan relawan/Istimewa

JAKARTA – Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo – Ma’ruf Amin, menggelar Training Of Trainers (ToT) bersama seluruh partai koalisi dan relawan, pada Jumat – Sabtu (7-8/18) di Jakarta.

Hal ini sebagai salah satu langkah pemenangan pasangan nomor urut 01 hingga mencapai 70 persen di pilpres 2019 mendatang.

Ir. Hasto Kristiyanto, MM, Sekretaris Tim Kampanye Nasional Joko Widodo – Ma’ruf Amin menceritakan, perjalanan politik Jokowi sapaan akrab Joko Widodo yang sangat cemerlang dengan meniti karir dari bawah.

Sebelum memasuki kancah politik, petahana calon presiden itu memulai karir sebagai pengusaha. Kemudian, lambat laun Jokowi mulai masuk ke ranah politik untuk mengabdikan diri ke masyarakat dengan mengikuti pilkada di Surakarta, Solo beberapa waktu lalu.

Baca Juga:  PolMark Indonesia Tinggalkan Arinal Nunik

Saat itu, Jokowi terpilih sebagai bupati Surakarta, Solo selama dua periode, yakni pada 28 Juli 2005 – 1 Oktober 2012.

Berkat kepemimpinannya, nama Jokowi semakin melejit dikancah perpolitikan di Indonesia dan dikenal sebagai pemimpin wong cilik.

Kemudian, usai menjabat sebagai Walikota Surakarta, Solo, Jokowi kembali mencalonkan diri dan terpilih sebagai gubernur DKI Jakarta pada 15 Oktober 2012 – 16 Oktober 2014.

Selanjutnya, Jokowi kembali maju dan terpilih sebagai Presiden RI periode 2014-2019.

“Yang hebat adalah dalam seluruh peringatan kualitas kepemimpinan pak Jokowi sebagai presiden Republik Indonesia karakter beliau tidak pernah berubah  dengan menghadirkan kepuasan untuk  rakyat melalui tradisi blusukan,” ungkap Hasto, Jumat (7/12).

Baca Juga:  Mengintip Persiapan Deklarasi Akbar-Doa Lintas Agama Forum Relawan Jokowi-Ma'ruf Amin, Besok

“Kalau kita hitung berapa banyak blusukan pak Jokowi, berapa tangan pak Jokowi bersamalam bersama rakyat, berapa foto yang dilakukan pak Jokowi bersama rakyat tanpa ada jarak dan satu kata emosipun yang keluar dari mulut pak Jokowi,” ucapnya.

Dibawah kepemimpinan Jokowi sebagai presiden RI, beberapa persoalan bisa diatasi. Ia mencontohkan, sosok mantan gubernur DKI Jakarta itu, menjadi solusi mangkraknya pembangunan jalan Bogor-Ciamis-Sukabumi hingga 18 tahun telah selesai dengan membangun tol.

“Kita lihat pembangunan tol dari Bogor – Ciamis – Sukabumi yang selama ini macet, tetapi dibawah kepemimpinan pak jokowi yang lebih dari 18 tahun mangkrak, berhasil diselesaikan,” jelasnya.

Selain itu, mangkraknya pembangunan jalan tol layang Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) lebih dari 22 dapat diselesaikan oleh Jokowi.

Baca Juga:  PDI Perjuangan: Lampung Terjadi Politik Uang Secara Terstruktur, Sistematis, Masif

“Ini baru dari aspek fisik saja. Belum lagi melihat bagaimana investasi terhadap SDM-nya. Kapasitas pak Jokowi dalam memberikan Kartu Indonesia Sehat (KIS) mengalirkan kekuasaan agar kebutuhan pokok rakyat tidak dikomersialisasi,” ungkapnya.

Oleh karena itu, ia berharap, melalui kegiatan ini bisa menyatukan seluruh energi pemenangan paslon Jokowi – Ma’ruf Amin.

” Ini menjadi kekuatan yang satu padu untuk indonesia menjadi lebih baik. Untuk 01 Indonesia maju,” tandas Hasto.(LS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top