Bandar Lampung

Hasriadi Jamin RS Universitas Lampung Anti Mangkrak

Rumah Sakit Pendidikan Universitas Lampung/JO/Suluh

BANDAR LAMPUNG – Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi berencana mengeluarkan regulasi terhadap rumah sakit pendidikan peguruan tinggi.

Sebanyak lima dari 25 rumah sakit pendidikan di Indonesia, hingga saat ini belum beroperasional karena  terkendala tata kelola dan kelembagaan.

Kelimanya yakni, di Universitas Lampung (Unila), Universitas Sam Ratulangi, Universitas Jember, Universitas Nusa Cendana NTT, dan Universitas Malikussaleh.

Namun, Rektor Unila Hasriadi Mat Akin, menyebutkan, regulasi Kemenristekdikti tidak ditujukan kepada mereka.

“Pembangunan rumah sakit pendidikan Unila masih fokus pada fisik atau gedung, belum sampai tahap izin operasional,” jelas Hasriadi, Senin (26/8).

Diketahui, rumah sakit ini berdiri di atas lahan 58.146 hektare dengan luas bangunan 26.999 hektare.

Baca Juga:  BK Sebut Surat Izin Sakit Barlian Mansyur Tak Sesuai

Dibangun dengan dana hibah Pemkot Bandar Lampung dan pinjaman lunak dari Bank Pembangunan Asia atau ADB senilai $42 juta.

Saat ini proyek rumah sakit Unila masih terkendala standardisasi proposal pendanaan ADB dan pihak Unila telah melakukan studi banding ke Universitas Indonesia.

Sejauh ini, ADB memberikan tenggat waktu hingga tiga tahun ke depan bagi Unila untuk mendirikan dan mengoperasionalkan rumah sakit.

Pihak Unila bersama ADB menjadwalkan peletakan batu pertama pada tahun 2020 mendatang, yang diawali dengan penandatanganan nota kesepakatan pada November tahun ini.(JO)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top