Panggung

Harsito Dengan Kayu Berkarya Ringankan Beban Keluarga

Beberapa hasil karya dari Harsito yang berbahan dasar kayu/MAS

PURWOREJO – Harsito (20) lulusan SMKN 1 Purworejo, jurusan furniture adalah salah satu siswa berprestasi yang sempat menorehkan namanya dengan mendapatkan juara pertama dalam ajang LKS SMK Tahun 2017/2018 Provinsi Jawa Tengah, dan masuk dalam 6 besar nasional.

Anak pertama dari dua bersaudara pasangan Poniman dan Peni Haryati, yang beralamat di Dusun Tompah Ketangi, Purwodadi, Purworejo tersebut, sejak tahun 2017 lalu membuat usaha furniture & woodcraf dengan nama KAY.ID di kediamannya.

Harsito menceritakan, awal kecintaannya terhadap dunia pertukangan adalah dorongan dari orang tua, yang dimana orang tuanya seorang ibu rumah tangga dengan membuka catering dan bapak seorang petani.

Baca Juga:  Permintaan Sugiarto Wiharjo alias Alay Untuk Kejati Lampung

“Orang tua saya meminta agar saya mampu membuka usaha sendiri, agar tidak bergantung pada orang lain, oleh sebab itu saya diminta sekolah di SMKN Purworejo dengan jurusan furniture,” katanya, Senin (4/11).

Nasehat tersebut menjadi alasan terbesarnya untuk menjadi wirausaha, baginya doa dan restu orang tua adalah hal terbaik untuk dilakukan. Terlebih fikirnya pun masih ada peluang usaha besar dalam dunia pertukangan, sebab saat ini jarang anak muda yang mau menjadi seorang tukang untuk menghasilkan sebuah karya.

Dengan bekal ilmu dari sekolah dan juga modal dari mendapatkan hadiah saat juara, ia membeli berbagai alat pertukangan.

Melalui media sosial seperti WhatsApp dan Instagram ia menawarkan produknya, dengan nama Instagram Kay.Id, adapun hasil karya-karyanya yang ditawarkan ialah karya figura, print foto, furniture, kusen pintu dan lain sebagainya, dengan harga dimulai dari Rp15 ribu hingga jutaan rupiah.

Baca Juga:  Persaingan Kopi di Era Globalisasi, PSPKP UMP Diskusikan Lewat Webinar Nasional

“Saya tidak mengatakan diri saya seniman, namun saya mau terus belajar untuk berkarya melalui kayu-kayu yang ada ditangan,” ucapnya.

Dengan usahanya tersebut saat ini, Harsito dapat melanjutkan pendidikannya di Universitas Muhammadiyah Purworejo, melalui nasehat orang tua pula ia memberanikan diri untuk masuk program studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, yang notabenenya jauh dari pekerjaannya saat ini.

“Meski jauh dari pekerjaan saya saat ini, saya yakin untuk menjalankan pendidikan ini, kembali lagi semua juga doa orang tua yang membuat saya percaya akan masa depan,” tegasnya.

Harsito berharap, melalui usahanya mampu membuka peluang usaha bagi masyarakat luas dan juga menjadi ruang belajar bersama.(MAS)

Baca Juga:  Efektivitas Penggunaan Kurikulum 2013
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top