Iklan
Politik

Hari Pertama, Dua Bakal Calon Wali Kota Daftar di Golkar Bandar Lampung

Penjaringan bakal calon wali kota dan bakal calon wakil wali kota di Partai Golkar Bandar Lampung/LS

BANDAR LAMPUNG – Hari pertama masa penjaringan bakal calon wali kota dan bakal calon wakil wali kota Bandar Lampung, dua bakal calon (balon) wali kota mendaftar ke Panitia Penjaringan DPD II Partai Golkar Bandar Lampung, Senin (7/10) kemarin.

Dua balon wali kota yang mendaftar di DPD Partai Golkar Bandar Lampung yakni, Rycko Menoza SZP, diwakili Leission officer (LO) Dahlan Sulaiman mengambil formulir pendaftaran.

Kemudian, balon wali kota Amin Fauzi AT, diwakili LO Gunawan Handoko, mengambil formulir pendaftaran. Sedangkan LO Irjen Pol Ike Edwin melalui LO -nya Tarmizi, SH, MH, M. Yani, SE, Nova Jakile, melakukan konsultasi ke panitia penjaringan Golkar.

Baca Juga:  Mencuat Konsolidasi Politik, Gubernur Arinal Tatap Muka dengan SZP dan 41 Ormas

Penyerahan formulir pendaftaran dilakukan panitia penjaringan antara lain, Sabnu Alie, Iskandarsayah Komarudin, Agus Sulaiman, Darmawita dan panitia lainnya.

Sabnu Ali mengatakan, penjaringan bakal calon walikota dan wakil walikota yang dilakukan DPD II Partai Golkar mulai dibuka pada 7 – 21 Oktober, terbuka untuk umum.

Dalam pendaftaran ini, kata Sabnu, pada saat pengambilan formulir bisa diwakilkan melalui LO tapi harus ada mandat resmi di atas materai. Disaat pengembalian berkas, tidak boleh diwakilkan, tapi harus diserahkan langsung oleh bakal calon wali kota dan wakil wali kota.

Saat mendaftar, lanjut Sabnu Alie, bakal calon wali kota dan wakil wali kota akan menerima form berkas pendaftaran sebanyak 16 macam formulir berupa solf copy dan hard copy.

“Nanti form tersebut harus diisi bakal calon walikota dan wakil walikota selanjutnya diserahkan ke panitia penjaringan DPD II Partai Golkar paling lambat tanggal 21 Oktober 2019,” tukasnya.

Baca Juga:  Kebutuhan Logistik Pemilu Lampung Bertambah

Enam belas form yang harus diisi oleh bakal calon kepala daerah antara lain, Formulir identitas, Surat pernyataan bekerjasama dengan partai, Daftar riwayat hidup,

Penyataan Bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, ini sesuai dengan UU No. 20 tahun 2016. Surat pernyataan pada Pancasila, Surat pernyataan mengenal daerah.

Lalu Surat pernyataan belum pernah menjabat sebagai kepala daerah berturut-turut dalam satu provinsi. Surat setia membangun kesetiaan, Bersedia mengundurkan diri dari jabatan TNI/Polri, Surat pernyataan pemberitahuan kepada pimpinan DPRD, Bersedia mengundurkan diri, Surat pernyataan sehat jasmani dan rohani, Penyataan tidak pernah sebagai terpidana, Surat tidak sedang dicabut hak pilihnya dari pengadilan, Surat tidak punya tanggungan atau hutang dan Surat tidak sedang pailid dari pengadilan niaga. Kemudian membuat visi misi bakal calon wali kota – wakil wali kota dan bupati wakil bupati.

Baca Juga:  Samsul Hadi Prioritaskan Infrastruktur Hingga SDM Berkualitas

Tahapan berikutnya, pada 21-25 verifikasi berkas, lalu pada 27 Oktober menyampaikan berkas hasil verifikasi calon walikota ke DPD I Partai Golkar.(LS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top