Iklan
Bandar Lampung

Hari Anak Nasional Tak Berlaku Bagi Warga Pasar Griya Sukarame

Isak tangis salah satu anak warga Pasar Griya Sukarame, usai melihat rumahnya rata dengan tanah/AJ

BANDAR LAMPUNG – Hari Anak Nasional tahun 2018, sepertinya tak berlaku bagi sejumlah anak-anak warga Pasar Griya Sukarame. Pasalnya, mereka harus ikut berjibaku bersama orangtua dan kerabat, melawan penggusuran yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung.

Meski tangis dan jeritan anak-anak Pasar Griya terdengar keras saat alat berat mulai meratakan satu persatu bangunan. Tak menyurutkan niat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama pihak kepolisian untuk meratakan bangunan warga yang berdiri diatas tanah milik pemerintah tersebut.

Dari pantauan di lokasi, tiga warga pingsan akibat rumahnya rata dengan tanah, bahkan salah seorang warga tampak ditandu oleh para aktivis mahasiswa menuju Puskesmas terdekat, dengan diiringi Isak tangis anak.

Baca Juga:  Gubernur Ridho Menyumbangkan Suara di Pagelaran Musik Kemanusiaan Peduli Korban Tsunami

Sekertaris Satpol PP Kota Bandar Lampung, Mansi, mengaku akan tetap melanjutkan penggusuran.

Menurut dia, pihaknya tak memiliki waktu banyak, lantaran pembangunan Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) akan segera terealisasi.(AJ)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top