Iklan
Ekonomi

Hama Wereng Menyerang Petani di Kecamatan Ambarawa

Penanganan hama wereng dan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) jenis blast, yang mengancam tanaman padi hampir disemua wilayah Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Pringsewu/DN

PRINGSEWU – Masyarakat tani dibuat kelimpungan dengan munculnya serangan hama wereng dan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) jenis blast, yang mengancam tanaman padi hampir disemua wilayah Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Pringsewu.

Pasalnya, serangan wereng yang menggangu tanaman padi sedang masa vegetatif (berbuah).

Meski berbagai upaya pengendalian secara swadaya sudah dilakukan, namun hal itu belum bisa melokalisir serangan yang terjadi.

Misino, Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Margo Agung, Pekon Margodadi, menjelaskan, sedikitnya lima (5) hektar hamparan sawah diwilayahnya terserang wereng.

“Serangan wereng terjadi sudah sekitar 15 hari ini. Awalnya petani memang tidak percaya, apalagi sekarang lagi kondisi kemarau,” ungkap Misino, Selasa (6/8).

Baca Juga:  Era Gubernur Ridho, Pariwisata Lampung Terus Meningkat

Menurut Misino, tanaman padi yang terserang wereng, rata-rata yang ditanam saat bulan puasa (Ramadan) kemarin.

“Selain hama wereng, tanaman padi disini juga ada yang terserang hama blast. Tanaman padi yang terkena blast, rata-rata yang ditanam sebelum dan setelah lebaran,” papar Misino yang juga sebagai Ketua Kelompok Tani (Poktan) Sri Makmur VI.

Misino mengemukakan, rata-rata varietas padi yang terserang wereng yakni melati dan ciherang, dengan intensitas serangan sudah mencapai pucuk tanaman.

“Untuk usia tanam, sudah dua bulan lebih. Tanaman padi juga sudah pada bunting,” beber Misino.

Serangan hama wereng juga dialami tanaman padi di wilayah Pekon Ambarawa Timur.

Bahkan, akibat tinggi dan massifnya serangan wereng, sekitar lima (5) hektar sawah mengering dan tidak bisa di selamatkan.

Baca Juga:  Kaligrafi Kayu Hasil Karya Pemuda Adiluwih Pringsewu

“Kalau disini (ambarawa timur),  serangan hama wereng cukup parah pak. Banyak tanaman padi disini yang mati, batang dan daunnya menjadi kecoklat-coklatan,” kata Ma’ruf, Ketua Kelompok Tani (Poktan) Pelita Muda di Pekon Ambarawa Timur.

Menurut Ma’ruf, hampir merata tanaman padi diwilayahnya terserang wereng.

“Kalau disini, untuk varietasnya ciherang yang terkena serangan. Benih padi kita tanam saat bulan puasa kemarin,” ujarnya.

Kondisi yang sama juga dialami tanaman padi diwilayah Pekon Sumberagung.

Meski serangan wereng diwilayah ini masih dalam intensitas sedang, namun petani diwilayah ini cukup dibuat kewalahan.

“Kalau untuk disini, merata. Tanaman padi sudah keluar bulir dan mulai berisi. Tanggal 25 agustus nanti, rencananya kita mulai panen,” timpal Selamet, Ketua Kelompok Tani (Poktan) Sumber Tani IX di Pekon Sumberagung.

Baca Juga:  Banyak Kursi Kosong Hiasi Kampanye Arinal Nunik di Pringsewu

Selain serangan wereng menyerang tanaman padi di wilayah Margodadi, Ambarawa Timur dan Sumberagung.

Informasi lain yang berhasil dihimpun dari sejumlah sumber menyebutkan, kalau serangan hama wereng merata terjadi pada tanaman padi di wilayah Kecamatan Ambarawa.(DN)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top