Bandar Lampung

Guru Honorer di Panjang Utara Terima Bantuan Bea Hidup

Global Zakat  kembali menyalurkan bantuan bea hidup guru kepada guru honorer dengan penghasilan minim di Panjang Utara/Istimewa

BANDAR LAMPUNG – Dipenghujung tahun 2019, Global Zakat  kembali menyalurkan bantuan bea hidup guru kepada guru honorer dengan penghasilan minim di Panjang Utara, Selasa (31/12).

Serah terima dilakukan oleh Kepala Program ACT Lampung Arief Rakhman dikediaman Lisda Paldawati  dan Titing Suhartini. Rasa syukur diungkapkan keduanya setelah mendapat biaya tambahan untuk mencukupi kebutuhan hidupnya.

Lisda Paldawati (39) sehari-hari mengajar di MIS Al Khairiyah Panjang sangat bahagia mendapat bantuan bea hidup dari Global Zakat ACT Lampung.

Menurutnya penghasilan yang didapat dari mengajar sangat pas-pasan untuk mencukupi kebutuhan hidup keluarganya.

Baca Juga:  Tindak Lanjuti Kekurangan Darah, Wagub Gelar Donor Darah bagi ASN

Warga Kampung Baru II RT 008 Kelurahan Panjang Utara Kecamatan Panjang tersebut sudah 14 tahun mengabdi untuk mendidik anak-anak sekitar. Keinginan untuk menjadikan anak berakhlakul karimah menjadi motivasi terus bertahan mengajar meski pendapatan sangat minim.

“Bahagia aja ngeliat anak didik menjadi anak yang cerdas, bangga aja kalau pada sukses,” ucapnya.

Senada dengan Lisda, Titing Suhartini (42) mengaku mengajar merupakan panggilan dari lubuk hati yang terdalam. Guru SD Negeri 2 Panjang Utara tersebut tak mempermasalahkan pendapatan yang minim, namun terkadang kesulitan mengatur keuangan keluarga.

Warga Kampung Suka Indah I RT 007 No 81 Kelurahan Pidada Panjang tersebut harus naik turun bukit untuk menuju tempat mengajar. Ia harus berjalan kaki dan menggunakan moda transportasi angkutan kota untuk menuju SD Negeri 2 Panjang Utara.

Baca Juga:  Didemo Ratusan Mahasiswa, Wiyadi Janji Hubungi Presiden

“Terimakasih bantuan biaya hidup dari Global Zakat, ini sangat bermanfaat untuk mencukupi kebutuhan pokok keluarga,” ucapnya.

Disela-sela serah terima bantuan, Arief Rakhman Kepala Program ACT Lampung mengatakan bantuan bea hidup guru akan terus berlanjut mengingat masih banyak guru honorer yang mempunyai pendapatan minim. Untuk itu diharapkan keterlibatan semua pihak baik personal, komunitas dan corporate untuk membantu para guru honorer melalui program Sahabat Guru Indonesia.

“Sahabat Guru Indonesia menjadi program masterpiece Global Zakat – ACT Lampung yang menjangkau para guru honorer dengan penghasilan minim, harapanya penerima manfaat akan lebih fokus dalam mengajar, ini upaya dalam membantu mencerdaskan kehidupan bangsa,” tutupnya.(LS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top