Daerah

Gunung Anak Kraktau Kembali Aktif, Warga Diminta Tak Mendekat

Gunung Anak Krakatau (GAK)/Net

LAMPUNG SELATAN – Gunung Anak Krakatau (GAK), kembali menunjukkan aktifitas, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Lampung, imbau masyarakat tak mendekat.

“Berdasarkan pantauan langsung oleh tim patroli pengamanan KPHK Kepulauan Krakatau, GAK sudah mulai menunjukkan peningkatan aktivitasnya sejak sabtu (17/11). Hal itu tampak dari semburan abu berwarna hitam pekat dan lontaran material pijar yang keluar dari atas kawah,” ujar kepala BMKG Lampung, Sugiono, Rabu (21/11).

Lebih lanjut, pihaknya juga melarang masyarakat mendekat lebih dari radius 2 Km dari pegunungan sendiri.

“Masyarakat agar tetep tenang dan waspada terhadap aktifitas GAK, dan tetap menjaga jarak hingga radius 2 km,” ungkapnya.

Baca Juga:  SGC Terus Cemari Lingkungan dan Abaikan CSR, Warga Ancam Blokir Jalan Lintas Timur

Selain itu, pihaknya juga sempat merekam dentuman yang di keluarkan dari GAK itu sendiri, dengan Intensitas sedang hingga kuat.

“kami pun sempat mendengar pula suara dentuman dengan intensitas sedang hingga kuat dari dalam tubuhnya,” paparnya.

Sampai saat ini pula, abu vulkanis GAK telah terus bergerak ke arah Desa Terang, Pulau Sebesi, yang memang diakuinya desa tersebut merupakan desa terdekat dari GAK.

“Kondisi cuaca di Kepulauan Krakatau terpantau selalu berubah-ubah. Angin berhembus lemah hingga kencang kearah utara, timur laut dan timur. Abu vulkanik yang bergerak tersebut terdampak pada Desa Tejang, Pulau Sebesi, yang merupakan desa terdekat dari Kepulauan Krakatau. Menurut laporan warga, abu tersebut sudah mulai dirasakannya dalam beberapa hari terakhir seiring dengan meningkatan aktivitas gunung anak krakatau dan perubahan arah angin,” terangnya.

Baca Juga:  Akibat Listrik Sering Padam, Usaha Warga di Kalianda Tutup

Namun demikian, saat disinggung apakah bila kondisi saat ini terus berkelanjutan dan akan mencapai ke lokasi kawasan Lampung lainnya.

“Ya, tidak boleh ada yang mendekati. Kalau untuk menyebar daerah lainnya sampai saat ini sepertinya kemungkinan masih aman,” tandasnya.(AJ)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top