Daerah

Gunung Anak Krakatau Batuk 222 Per Hari

Gunung Anak Krakatau (GAK)/Net

LAMPUNG SELATAN – Intensitas letusan  Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, Lampung Selatan,  cenderung tinggi. Tercatat sejak Sabtu hingga Minggu 30 September kemarin,  sudah 444 kali letusan pada kawah gunung yang memiliki ketinggian 305 meter dari permukaan laut itu.

Selain aktivitas yang terus meningkat, juga tercatat adanya gempa vulkanik dangkal sebanyak 5 kali dengan amplitudo 5 sampai 30 mm dengan durasi 5 hingga 12 detik. Lalu gempa vulkanik dangkal dengan jumlah 4 kali dan amplitudo 30 hingga 39, dengan durasi 7 sampai 25 detik.

Hal itu juga diikuti dengan gempa mikro tremor terus menerus dengan amplitudi 2 sampai 29 mm, dominan 5 mm.

Baca Juga:  Pemkab Pesibar-Pokmas Anugerah Putera Bangsa Tandatangani MoU Penambangan Emas

Menurut Kepala Pos Pantau GAK di Desa Hargo Pancuran, Kecamatan Rajabasa,  Lampung Selatan, Andi Suardi, status gunung tersebut masih pada level II Waspada. Dimana para nelayan dan pengunjuk dilarang mendekat pada radius 2 kilometer.

Aktivitas Gunung Anak Krakatau sejak awal juga terpantau mengalami peningkatan pada Juni lalu terus berfluktuatif. Peningkatan aktivitas ini memiliki karakteristik peningkatan aktivitas  cukup lama.

Seperti diketahui, saat sempat mengalami peningkatan aktivitas pada September 2012 silam, aktivitasnya  sudah mulai flutuatif sejak 2007.(LS/TRb)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top