Iklan
Politik

Gunakan Fasilitas Negara Untuk Mengantar APK, Kabag Pesawaran ini Mengaku Lalai

Bawaslu Pesawaran, saat menerima Alat Peraga Kampanye/MH/Suluh

GEDONGTATAAN – Gunakan fasilitas negara untuk mengantarkan Alat Peraga Kampanye (APK) milik salah satu calon legislatif, Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setdakab Pesawaran, Slamet Riyadi mengaku lalai.

Seperti yang diungkapkan Ketua Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam), Jono Maulana, bahwa setelah dilakukan investigasi dan klarifikasi atas adanya pemberitaan tersebut, Slamet Riyadi mengakui kelalaiannya, karena tidak mengawasi supir pribadinya.

“Ya keterangan dari Slamet Riyadi selaku Kabag, yang difasilitasi negara menggunakan Randis BE 63 R. Bahwa ia lalai tak mengawasi supir pribadinya dalam menggunakan randis tersebut,” jelas Jono saat diwawancarai di ruangan kerjanya, Senin (14/1).

Sementara itu, kata dia, mengutip kata M Rohmani (38) supir yang menggunakan randis tersebut untuk mengantarkan APK itu mengaku hal tersebut merupakan inisiatif pribadinya, dan tak ada tekanan dari siapapun untuk mengantarkan APK tersebut.

Baca Juga:  Uji Nyali Emak-Emak Militan Prabowo vs Jokowi

“Kalau pengakuannya inisiatif pribadi,  gak ada yang nyuruh,” ucap dia.

Terkait hal tersebut,  lanjut dia, hasil investigasinya nanti akan dikirimkan ke Bawaslu kabupaten,  dan untuk sanksinya juga diserahkan ke Bawaslu.

Sementara itu, Komisioner Bawaslu Kabupaten Pesawaran Bidang Pengawasan Hubungan Masyarakat dan Hubungan Antar Lembaga, Riswanto menjelaskan, setelah nanti menerima surat dari Panwas, akan melanjutkan dengan menyurati siapa saja yang terkait dalam masalah penggunaan Randis tersebut,  untuk datang ke Bawaslu.

“Nanti kita klarifikasi semua pihak yang bersangkutan,  dan hasil itu nanti yang akan kita gunakan untuk menentukan sanksi apa yang sesuai untuk caleg tersebut,” terangnya.

Disisi lain, Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setdakab Pesawaran, Slamet Riyadi saat dikonfirmasi melalui sambungan selulernya mengakui,  bahwa ia tidak mengawasi supirnya dalam menggunakan mobil tersebut.

Baca Juga:  Partai Demokrat Lampung Targetkan Raih Kursi Terbanyak Di Pileg 2019

“Ya, saya sudah ditemui oleh panwas, dan saya mengaku kalau saya kurang mengawasi supir saya,  tapi sudah saya marahin kok mas,” tutur dia.(MH/PS)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top