Uncategorized

Gubernur Ridho Raih Penghargaan dari Kementrian Hukum dan HAM

Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo, diwakili Wakil Gubernur Bachtiar Basri, meraih penghargaan dari Kementerian Hukum dan HAM (Hak Asasi Manusia) atas dukungan dan kerjasamanya dalam pelaksanaan tugas Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Lampung/HP

 

BANDARLAMPUNG – Gubernur Lampung Muhammad Ridho Ficardo, meraih penghargaan dari Kementerian Hukum dan HAM (Hak Asasi Manusia) atas dukungan dan kerjasamanya dalam pelaksanaan tugas Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Lampung.

Penghargaan itu diberikan oleh Inspektur Jendral dari Kementerian Hukum dan HAM RI, Haidir Aimin Daud dan diterima oleh Wakil Gubernur Lampung Bachtiar Basri, Selasa (9/1/), dalam acara rapat koordinasi penyusunan rencana program dan anggaran tahun 2019,  di Aula Kantor Wilayah Kemenkumham RI Wilayah Lampung.

“Pemerintah Provinsi Lampung akan terus mendukung dan membantu apa yang dibutuhkan kantor wilayah Kementerian Hukum dan HAM Lampung,” kata Bachtiar Basri.

Bachtiar mengatakan, pihaknya sangat menyambut baik dan sangat mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut dalam memantapkan pelaksanaan sitem peradilan secara terpadu. “Sinkronisasi dan harmonisasi harus kita rekatkan terus dalam menciptakan kinerja lebih baik dalam rangka menegakkan hukum di Republik Indonesia,” katanya.

Baca Juga:  Gubernur Ridho Teken MoU Layanan Samsat Online Nasional Bersama 24 Gubernur

Peran hukum, jelas Wagub Bachtiar, hendaknya mampu menjadi panglima. Hukum sebagai panglima dapat dimaknai bahwa dalam praktek bernegara, hukum harus dijadikan pegangan utama dalam setiap penyelesaian persoalan, bukan didasarkan atas kepentingan politik atau dasar yang lainnya.

“Fungsi-fungsi hukum bertujuan untuk memelihara kepentingan umum dalam masyarakat, menjaga hak-hak manusia, mewujudkan keadilan dalam hidup bersama juga harus terus menerus dibudayakan dan disosialisasikan. Selanjutnya fungsi-fungsi hukum itu sendiri harus dapat dimaknai sebagai pedoman bagi warga masyarakat untuk berperilaku, hukum harus mampu sebagai alat pengawasan atau pengendalian sosial (social control), hukum harus mampu sebagai penyelesaian konflik atau sengketa (dispute settlement) dan hukum mampu sebagai rekayasa sosial (social engineering),” papar Bachtiar.

Dukung MoU BNN-Polda-Kemenhumkam Wagub Bachtiar juga mengatakan, Pemprov sangat mendukung dan memberikan apresiasi yang tinggi atas kerjasama aparat penegak hukum dalam pencegahan, pemberantasan penyalahgunaan peredaran gelap narkoba di Provinsi Lampung.

“Saya sangat mendukung MoU (memorandum of understanding) antara Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Lampung dengan Kepolisian Daerah Lampung dan Badan  Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Lampung tentang Kerjasama Penyelenggaraan Tugas dan Fungsi Pemasyarakatan dalam Pelaksanaan Pencegahan, Pemberantasan Penyalah-gunaan Peredaran Gelap Narkoba dan Tindak Pidana Lainnya,” kata Wagub.

Baca Juga:  Gubernur Ridho dan Ibu Yustin Mencoblos di TPS 7 Sumur Batu

Ia menjelaskan tugas tersebut bukan hanya antara BNN, Kapolda maupun Kemenkumham tetapi merupakan tugas bersama untuk melakukannya. “Narkoba adalah musuh bersama. Oleh karenanya kita harus anti narkoba,” tegasnya.

Sementara itu, Inspektur Jendral Kementerian Hukum dan HAM RI Haidir Aimin Daud, berharap, dengan adanya MoU antara Kemenkumham Lampung, BNN dan Kapolda mampu mencegah dan memberantas penyalahgunaan peredaran Narkoba di Provinsi Lampung.

“Alhamdulillah Lampung baik-baik saja. Sejauh ini tidak ada kasus yang berat dan tidak berpotensi besar,” kata Haidir.

Ia menghimbau agar niat baik Wagub Bachtiar dalam memberikan bantuan harus digunakan dan dimanfaatkan dengan baik.

Sementara itu, Kakanwil Kemenkumham RI wilayah Lampung, Bambang Haryono, menjelaskan, bahwa rapat koordinasi penyusunan rencana program dan anggaran tahun 2019, dan rapat kerja teknis pemasyarakatan akan dilaksanakan mulai 9 Januari hingga 11 Januari 2018 di Kemenkumham Lampung dan Hotel Emersia.

“Alhamdulillah pelaksanaan tugas selama ini telah berjalan dengan baik atas dukungan dari semua pihak. Dan diharapkan tahun 2018 mampu meningkatkan apa yang telah dilaksanakan selama ini guna mencapai tujuan yang sama,” harap Bambang.

Baca Juga:  Sabtu Sore Digelar Konser Authenticity Fest

Pada kesempatan itu juga diserahkan penghargaan dan plakat kepada instansi terkait atas dukungan dalam pelaksanaan tugas kantor wilayah kemenkumham Lampung, diantaranya Polda Lampung, Kejati Lampung, resort militer Lampung, pengadilian tinggi, DPRD Provinsi Lampung, Kanwil Kemenag Lampung, BIN Daerah Lampung, Kanwil VII DJPB Perwakilan Lampung, BNN Provinsi Lampung, BPKP Perwakilan Lampung, Dinas Pendidikan Provinsi Lampung, Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, dan Dinas Sosial Provinsi Lampung.

Serta penyerahan piagam penghargaan dan plakat kepada instansi terkait atas dukungannya dalam pelaksanaan pengadaan calon pegawai negeri sipil di lingkungan kantor wilayah kemenkumham Lampung tahun 2017 yaitu Ombudstman Lampung, Universitas Lampung, Satuan Brimob Polda Lampung, dan SMKN 4 Bandarlampung.(HP)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Popular

Berpikir untuk Merdeka

Arsip

Copyright © 2015 Flex Mag Theme.Powered by suluh.co

To Top